Dendam Cemburu, Warga Bangkalan Berakhir Diujung Celurit

KANALINDONESIA.COM, BANGKALAN : Akibat dibungkus dendam cemburu karena selama ini korban inisial MUK dicurigai selingkuh sama istrinya AS (58) warga Dusun Pacenan, Desa Tagunggu, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan Jawa Timur, tega menghabisi nyawa MUK (54) dari desa yang sama diujung celurit berdarahnya.

Kejadian pembunuhan itu berawal saat tersangka AS sedang membajak tanah tegalan (ladang) miliknya. Tanpa sengaja AS melihat MUK (korban), juga tengah bekerja diladang tidak jauh dari dirinya. Secara spontanitas dendam cemburunya langsung meledak. Karena  teringat kabar MUK mempunyai hubungan istimewa (selingkuh) dengan istrinya. AS pun langsung pulang kerumah mengambil celurit untuk menghabisi nyawa MUK.

Sementara MUK (koban) yang tengah membajak diladangnya langsung jatuh tersungkur. Saat tersangka AS dengan mata gelapnya membabatkan celuritnya berkali-kali dari arah belakang kebagian leher dan perut korban MUK.

“Usai menghabisi nyawa MUK, AS menenteng cluritnya yang masih berlumuran darah itu kerumah salah satu aparat desa. Untuk minta diantarkan ke Polsek Tanjung Bumi, Polres Bangkalan menyerahkan diri,” terang Kapolres Bangkalan, AKBP Anisullah M.Ridha melalui Kasubag Humas Polres Bangkalan, AKP Bidarudin, Sabtu(14/01/28017).

Sementara itu, celurit yang masih berlumuran darah disita sebagai barang bukti dan AS langsung ditahan di Polsek Tanjungbumi, untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Sedangkan korban MUK dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk kepentingan Visum Et Repertum.

“Motif tersangka membunuh karena dendam cemburu terhadap korban MUK yang diduga mempunyai hubungan asmara dengan istrinya,” pungkas mantan Kapolsek Konang tersebut.(yans)