Peduli Kesehatan Masyarakat Djarum Foundation, YBSI dan RMI Beri Pengobatan Gratis

Masyarakt berduyun duyun mendatangi lokasi pengobatan gratis

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Untuk mewujudkan kepedulian pada kesehatan masyarakat, Djarum Foundation menggelar bakti untuk negeri bersama, Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI), serta Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RIM) atau asosiasi pondok pesantren yang di bawah naungan Nahdatul Ulama (NU), memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat di SD Jarak, Wonosalam, Jombang.

Bukan saja memberikan pengobatan masyarakat, namun kegiatan-kegiatan sosial lainnya juga dilakukan oleh Djarum Foundation, salah satunya di daerah Gunung Anjasmoro, masyarakat diberikan pemahaman terkait waspada bencana, kesemuanya bakti sosial ini dilakukan demi mewujudkan Indonesia Sehat dan Indonesia Sejahtera.

Meski terlihat sederhana namun pengobatan gratis ini sangat berarti bagi masyarakat kecil, yang hidup di area-area yang jauh dari pusat kota. Hal ini dikarenakan akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan minim, karena faktor geologis yang sulit dijangkau.

Ngatiah (60) salah satu warga setempat yang ikut mendatangi lokasi pengobatan gratis di SDN Jarak, Kecamatan Wonosalam, Jombang ini merasa terbantu sekali dengan adanya pengobatan gratis yang dilakukan oleh Djarum Foundation, YBSI, dan RIM.

“iya, meski jauh saya jalan kaki kesini. Untuk berobat, meski antre panjang. Badan sering linu-linu. Rasanya sakit semua.Tulang-belulang seperti lepas dari kulit. Pokoknya sakit. Tidak tahu ini penyakit apa. Yang pasti, sebulan lalu saya pernah jatuh,” ujarnya kepada salah satu petugas medis yang melayani.

Masih menurut Ngatiah, setelah mendapatkan pengobatan gratis, Iapun mengaku,” Alhamdulilah, sudah diperiksa dan diberikan obat secara gratis. Saya sangat berterima kasih, karena di desa ini sangat jauh dengan rumah sakit atau Puskesmas. Jadi acara pengobatan gratis ini sangat membantu kami sebagai masyarakat kecil,” ungkapnya.

Usai dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, para pasien diarahkan langsung menuju ruang obat yang sudah disediakan secara gratis. Tim medis juga memberikan nasihat satu demi satu pasien agar selalu menjaga kesehatan.

Ditemui di lokasi pengobatan gratis, Totok Widyanto Corporate Djarum Foundation, menuturkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai tanggung jawab sosial PT Djarum terhadap masyarakat.

“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa meringankan beban masyarakat, sebagai wujud bakti untuk negeri,” ujarnya, Minggu (15/01/2017).

Sementara itu, Virly Mavitasari, selaku Kordinator YBSI, sangat bangga bisa menjadi bagian dalam bakti untuk negeri dalam pengobatan gratis di Wonosalam. Pihaknya berharap akan ada 500 pasien yang bisa turut seta dalam pengobatan gratis ini.

Selain pengobatan gratis bertempat di SDN Jarak, tim medis juga akan melakukan visite ke pasien pasca-stroke. Pasalnya, mereka tidak mungkin untuk datang ke lokasi pengobatan. Sehingga tim medis YBSI yang mendatangi pasien ini.

“Alhamdulillah, masyarakat di Kecamatan Wonosalam cukup banyak. Mereka datang berduyun-duyun dari berbagai usia, baik pria maupun wanita. Keluhan yang dirasakan juga berbeda-beda. Mulai pusing, tekanan darah tinggi, hingga tulang nyeri. Program ini rutin kami lakukan. Tidak hanya di Kecamatan Wonosolam, Jombang. Namun juga ke wilayah lain. Kami ingin membantu pemerintah dalam bidang kesehatan. Makanya kami juga menggandeng pemerintah setempat dalam acara ini,”ujarnya.

Lanjut Virly,”selain pengobatan, YBSI juga melakukan pendampingan terhadap korban bencana alam diberbagai daerah. Kami memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait bencana. Dibidang kesehatan, tak hanya mendampingi pasien umum. Kami juga mendampingi pasien HIV AIDS. Harapan kami, agar indonesia sehat dan sejahtera,” tegasnya.

Ketua RMI Wonosalam, M Faizin mengatakan bahwa,”pengobatan gratis sedianya akan digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Islamic Centre, Kecamatan Wonosalam. Namun, akhirnya acara pengobatan gratis ini kita tempatkan di Desa Jarak, Wonosalam. Pasalnya akses ke Puskesmas sangat jauh dan lokasi juga tak jauh dari pondok. Alhamdulillah, masyarakat yang berobat cukup banyak,” pungkasnya.(elo)