Alami Gangguan Jiwa, Pemuda Pacitan Bacok Tetangga Sendiri

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Diduga mengidap gangguan jiwa, seorang pemuda berinisial RW (39) warga Dusun. Krajan, Desa Kayen, Kecamatan/ Kabupaten Pacitan, tega membacok dua orang tetangganya dengan sebilah sabit dan gergaji.

Aksi brutal di tengah pandemi Coronavirus Disease 19 (COVID-19) dan awal bulan suci Ramadhan itu sempat menggegerkan warga Pacitan.

Kapolres Pacitan AKBP Didik Hariyanto melalui Kasatreskrim Iptu Aldo Febrianto menjelaskan, awalnya pada hari Kamis(30/04/2020) sekira pukul 07.30 WIB, pelaku RW mendatangi rumah korban Katirah, tanpa ada penyebab yang jelas pelaku dan korban terjadi adu mulut.

” Lantas pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban Katirah. Tak hanya itu saja, pelaku RW juga dengan beringasnya membacok dengan sebilah sabit ke kepala korban ( Katirah ). Melihat kejadian itu suami korban Somin yang hendak menolong justru mendapat bacokan dari pelaku RW dan tepat mengenai kepala dan kuping,” jelas Kasatreskrim,Kamis (30/04/2020).

Baca:  Nekat Mudik di Tengah Wabah Covid-19, Ribuan Kendaraan Dipaksa Polda Jatim Putar Balik

Masih menurutnya, atas kejadian tersebut korban Katirah langsung meninggal dunia di TKP, sementara suami korban Somin dilarikan ke rumah sakit Medical Mandiri untuk mendapat perawatan lebih lanjut,” ujarnya.

Adanya laporan dari masyarakat, saat itu juga jajaran Satreskrim Polres Pacitan langsung membekuk pelaku RW dan dibawa ke Polres, selain itu jajaran Satreskrim bersama Tim Inafis polres Pacitan melakukan olah TKP dengan mengumpulkan barang bukti 1bilah sabit tajam, 1 buah gagang sabit, 1 buah gergaji kayu,1 setel pakaian korban.

” Diduga pelaku mengalami gangguan jiwa. Sedangkan untuk ancaman hukuman pelaku RW diancam dengan Pasal 351 ayat 3 KUH Pidana, penganiayaan berat yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia,” pungkas Kasatreskrim.(Lc)

Baca:  Sambut Malam Tahun Baru 2018, Satlantas Polres Pacitan Gelar Razia Knalpot Brong