Pembangunan Jalan Sumbernongko Diduga Asal-asalan, Disorot LSM

pembangunan jalan (lapen) yang menelan anggaran 185 juta dari Dana Desa tahun anggaran 2016

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Pembangunan infrastruktur yang ada di Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang disorot oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ).

Pasalnya, pembangunan jalan (red : lapen) yang terkesan asal-asalan ini diduga ada penyimpangan dalam proses pengerjaannya.

Kondisi jalan yang semakin buruk setelah adanya pembangunan membuat LSM mensinyalir adanya dugaan penyimpangan.

Pembangunan jalan lapen, yang menelan anggaran 185 juta dan bersumber dari Dana Desa (DD) ini menurut kordinator FRMJ Joko Fatah Rokhim masih belum layak untuk dilewati oleh para pengguna jalan.

“Kami menduga ada penyimpangan dalam proyek pembangunan lapen ini, hal ini dikarenakan kondisi jalan yang masih baik sebelumnya, kini menjadi jalan yang tak layak untuk dilewati karena banyaknya kerikil yang berserakan dan tidak rata, sehingga membahayakan pengguna jalan yang lewat,” ucap Joko Fatah Rokhim kepad kanalindonesia.com, Selasa (17/01/2017).

Masih menurut Fatah,” ada 2 pembangunan jalan di Desa ini yang terkesan ngawur pengerjaannya, dan sumber pendanaannya sama dari DD, nominal anggarannya juga sama 185 juta, tapi dua-duanya sama-sama tak layak dilewati,” tegasnya.

Saat disinggung langkah apa yang akan diambil oleh pihaknya, pria yang akrab di sapa cak Fatah ini mengatakan,” kita akan menunggu hasil audit BPK Provinsi, jika nanti ada temuan penyimpangan kita akan laporkan temuan tersebut ke pihak yang berwenang untuk diproses secara hukum,”pungkasnya.(elo)