KPK Periksa Belasan Saksi Terkait Gratifikasi Tersangka Walikota Madiun

pemeriksaan sejumlah saksi di polres madiun kota

KANALINDONESIA.COM, MADIUN: Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 17 orang saksi terkait kasus gratifikasi dengan tersangka Wali Kota Madiun, Bambang Irianto, di gedung Bhara Makota Polres Madiun Kota, Selasa (17/01/2017).

“Ada sebanyak 17 saksi diperiksa hari ini untuk tersangka BI (Walikota Madiun Bambang Irianto). Saya tidak bisa menyebutkan nama-nama saksi diperiksa.  Ada unsur-unsur pejabat setingkat kepala badan, kepala bagian, kepala dinas, kepala bidang, unsur swasta, notaris-ppat dan pengurus koperasi,’ ujar Juru bicara KPK, Febri Diansyah, dihubungi via ponsel.

Pantauan di lokasi, sejumlah pejabat Pemkot Madiun memenuhi panggilan KPK. Mereka datang ke gedung tempat pemeriksaan seperti mantan kepala BPKAD Agus Purwowidagdo yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum, Agus Siswanta, kini menjadi staf ahli, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudmudora) Kota Madiun, Gandhi Hatmoko, Sekertaris Daerah Kota Madiun, Maidi, serta seorang notaris M Ali Fauzi.

Sebagian besar para saksi dipanggil hari ini, pernah dipanggil pemeriksaan sebelumnya. Sementara itu, Agus Siswanta, saat diwawancara mengaku belum mengetahui materi pemeriksaan. “Belum-belum tahu, ini baru mau masuk ke dalam,” ujarnya.

Begitu juga seorang pria mengaku pengurus salah satu koperasi. Dia enggan berkomentar seputar pemeriksaan. Dilaporkan sejumlah pejabat pukul 14.00 mulai ada pulang, namun langsung menutup pintu mobil. Sedangkan, Sekda Maidi terlihat pulang pukul 14.45, tanpa komentar sedikit pun.(AS)