Atap Gedung Sekolah Ambruk, Disdik Jombang Belum ada Respon

Kondisi bangunan SDN Randuwatang yang roboh ( foto : ELO_KIcom)

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Diduga akibat kayu bangunan yang sudah lapuk dimakan usia, atap Sekolah Dasar Negeri (SDN) Randuwatang, Kecamatan Kudu, Jombang, ambruk.

Beruntung disaat kejadian para pelajar sudah tidak menempati ruangan tersebut, sehingga tidak ada korban dalam musibah kali ini.

Karno (55) yang merupakan warga setempat menuturkan bahwa sebenarnya bangunan tersebut memang tidak dipergunakan karena di sekolah tersebut siswanya sangat minim.

“Sudah lama ruang kelas1 itu tidak dipergunakan, karena di SD itu jumlah siswanya cukup sedikit, dari keseluruhan siswa mulai kelas 1 sampai kelas 6 totalnya hanya 56 siswa,”ungkapnya, Rabu(18/01/2017).

Atas musibah ini proses aktifitas belajar mengajar siswa SD Randuwatang menjadi terganggu. Hal ini membuat geram anggota DPRD komisi D, yakni Mulyani Puspita Dewi geram, dan meminta Dinas Pendidikan segera mengambil sikap atas musibah yang menimpa siswa di SD tersebut.

“Apapun alasannya, proses belajar siswa tidak boleh terganggu. Dinas Pendidikan diharapkan segera mengambil solusi terbaik untuk SD tersebut,” ujarnya, Rabu(18/01/2017).

Sementara itu kepala bidang kelembagaan Sekolah Dasar, yakni H. Jumadi Spd, Msi, belum bisa dikonfirmasi dikarenakan sedang rapat di Pemkab Jombang.

Gedung sekolah yang dibangun dari sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2009, ini sudah lama usang dan memang sudah waktunya ada pembaharuan oleh satuan dinas terkait (elo)