Banyak Lobang di Jalan Trans Nasional, Wilayah Jombang

lubang yang menganga di jalur jalan raya trans nasional di wilayah jombang.

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Banyaknya lubang menganga, yang jika dihitung mencapai ratusan disepanjang jalan jalur utama trans nasional di Kabupaten Jombang sangat merugikan dan mengganggu para pengguna jalan yang melintas jalur tersebut.

Apalagi jika  hujan turun, maka lubang-lubang tersebut terisi air, sehingga para pengguna jalan harus ekstra berhati-hati agar tidak terjatuh, dan terjadi kecelakaan.

Dari pantauan kanalindonesia.com, sepanjang jalan jalur nasional mulai dari jalan raya Mojoagung, jalan raya Peterongan, jalan raya Soekarno – Hatta, jalan raya Gatot Soebroto, jalan raya Brigjen Kretarto, jalan raya Perak, dan jalan raya Bandarkedungmulyo, terdapat ratusan lubang menganga, yang mengintai keselamatan tiap para pengguna jalan.

Bisa dikatakan hampir disepanjang ruas jalan yang menghubungkan kabupaten Mojokerto, Nganjuk dan Kediri ini dapat dijumpai lubang-lubang yang menganga dengan diameter lebih dari 50 cm.

Menurut Yudi asal Jombang, salah satu pengendara kendaraan roda empat, yang sering melintas di jalur nasional ini mengaku, bila berkendara di jalan raya Jombang sampai Mojoagung, harus sangat berhati-hati, apabila hujan turun jalan akan menjadi licin dan lubang akan tertutup oleh air, sehingga perlu hati-hati agar tidak mengalami pecah ban.

“iya, mas kalau kerja pas ngantar ke Surabaya pasti lewat jalan raya Jombang sampai Mojoagung dan sudah pasti sangat berhati-hati dalam berkendara, kalau tidak bisa pecah ban kayak dulu lagi,”ujarnya.

Yudi juga menjelaskan bahwa, sepanjang jalan raya itu banyak lubang menganga yang berdiameter kurang lebih 50 cm. Apabila tidak berhati-hati pengendara bisa terperosok pada lubang serta dapat mengalami pecah ban, hal itu dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Dan yang lebih berbahaya lagi, ketika hujan turun lubangnya tertutup genangan air, sehingga pengendara tidak nampak, jalan yang berlubang atau tidak.

Hal senada juga diungkapkan oleh Helmy warga Peterongan yang mengaku bahwa, memang banyak lubang dijalan raya nasional tersebut. Untuk itu para pengendara baik roda dua maupun roda empat harap berhati-hati agar tidak terperosok di lubang yang menganga tersebut.

Masyarakat sekaligus para pengguna jalan berharap agar Pemerintah segera melakukan penanganan melalui Dinas terkait untuk dilakukan pembenahan terhadap jalan yang berlubang.

“Harusnya ada upaya dari pemerintah untuk menangani banyaknya lubang yang ada pada jalur nasional itu. Tak hanya di jalur utama trans nasional, jalan berlubang juga dapat kita temui di jalur alternatif yakni sepanjang jalan KH Romly Tamim, Kabupaten Jombang. Hal ini juga harus segera ada upaya pembenahan, ataupun perawatan jalan raya oleh pemerintah setempat, karena dampak lubang yang dibiarkan menganga bisa menjadi penyebab kecelakaan,” harapnya.(elo)