Operasi Pora, 4 TKA Diamankan

KANALINDONESIA.COM JOMBANG : Operasi terpadu oleh jajaran petugas gabungan yang terdiri dari kepala dinas tenaga kerja kabupaten jombang, asisten I Pemkab Jombang, bakesbangpol, perwakilan petugas dari kepolisian, TNI, kejaksaan negeri Jombang, dan dinas pol pp, yang dikoordinasi langsung oleh petugas kantor Imigrasi kelas III Kediri, berhasil mengamankan 4 Tenaga Kerja Asing (TKA) di Jombang.

Dari 70 TKA yang terpantau bekerja pada 10 perusahaan di jombang petugas mendapatkan 4 TKA yang diduga menyalahi UU ketenagakerjaan.

Temuan ini merupakan hasil pemantauan yang dilakukan oleh tim terpadu yang berlangsung dibeberapa tempat dan dibagi menjadi dua tim. Tim satu menyisir wilayah perusahaan yang ada di barat dan utara kabupaten jombang, sedangkan tim dua menyisir di wilayah timur sampai selatan jombang.

Keempat TKA itu yakni Kim Byung Sam asal Korea Selatan bekerja di PT Theon kecamatan Perak, Khrisnha Samy Manikandani asal India bekerja di PT Karya Mekar Jombang, dan dua TKA asal RRC bekerja di PT Yinda Platic Recycling yakni Zhuang Heping, dan Lin Xuanmao.
Asisten I Pemkab Jombang, Purwanto mengatakan,” tim pengawasan WNA dari gabungan ini terdiri dari pihak Imigrasi, dinas tenaga kerja, bakesbangpol, pol pp, kejaksaan negeri dan anggota kepolisian. Dalam operasi warga negara asing di wilayah kabupaten jombang, tim melakukan penyisiran dan pemeriksaan di berbagai perusahaan yang ada di Jombang, yang terdapat 70 TKA yang bekerja tersebar di 10 perusahan,” ungkapnya.(20/01/2017)

Masih menurut Asisten 1 Pemkab Jombang,” jika TKA ini resmi dan bisa menunjukkan identitasnya. Baik itu berkaitan dengan dokumen, administrasi izin tinggal dan bekerja di wilayah kabupaten Jombang, maka kami akan biarkan, namun ada 4 orang WNA yang diduga telah menyalahi UU ketenagakerjaan, sehingga mereka dibawa oleh petugas gabungan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi kelas III Kediri Muhammad Tito Andrianto mengatakan dari operasi gabungan tim pora mendapatkan empat TKA yang berasal dari korea selatan, India, dan RRC yang diduga melanggar UU keimigrasian dan ketenagakerjaan. Sehingga mereka akan dibawa ke kantor Imigrasi Kediri bersama saksi saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

” Jika nantinya perkembangannya empat orang TKA ini dinyatakan melanggar akan dilakukan tindakan lebih lanjut. Terkait sanksi itu mengacu pada UU, dan bisa di deportasi ke negara asalnya. Dari Imigrasi Kediri sudah mengamankan sembilan orang dan yang dideporaltadi ada tiga orang yang menyalahi UU ketenagakerjaan dan keimigrasian,” pungkasnya.(elo)