Pembangunan Jalan Desa Sumbernongko, Ngusikan Sudah Sesuai

jalan Desa Sumbernongko, Ngusikan, Jombang
jalan Desa Sumbernongko, Ngusikan, Jombang

KANALINDONESIA.COM JOMBANG: Pembangunan jalan desa yang berada di Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang yang sempat disorot oleh sejumlah pihak aktifis Jombang, ternyata sudah diperiksa oleh tim dari Inspektorat Jombang.

Bukan hanya itu, predikat yang diberikan oleh tim inspektorat untuk pembangunan jalan desa (lapen), itu mendapatkan kriteria baik.

Pembangunan jalan lapen, yang menelan anggaran 185 juta dan bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2016 itu, di audit oleh inspektorat untuk yang pertama, ujar Kepala Desa (Kades) Sumartono saat dikonfirmasi oleh kanalindonesia.com.

“Desa kami jadi Desa yang pertama saat ada audit DD dari inspektorat, pada tanggal 27 Desember 2016, dan alhamdulillah hasil audit semuanya baik. Audit yang dilakukan oleh tim dari inspektorat baik secara administrasi (LPJ) maupun fisik dimulai pukul 15.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB,” ungkapnya, Sabtu(21/01/2017).

Saat disinggung soal adanya temuan oleh LSM terkait adanya dugaan pembangunan jalan desa tahun anggaran 2015 dengan anggaran Rp 188 juta dari dana DD, yang diduga pengerjaannya asal-asalan di desanya, Kades Sumartono mengatakan,” untuk yang tahun anggaran 2015 memang ada pengurukan jalan, semua prosesnya sudah sesuai prosedur dan juga sudah lolos audit inspektorat,” ujarnya.

Masih menurut Kades,” memang jalan tersebut pernah rusak, pasca dilakukan pengurukan, hal ini dikarenakan jalan tersebut dilewati kendaraan truk maupun kendaraan lain karena digunakan sebagai jalur alternatif penghubung antar Desa. Namun saat ini jalan tersebut sudak kami perbaiki dan jalan tersebut kondisinya sudah baik serta layak untuk dilewati,”tegasnya.

Senada dengan Kades, salah satu Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Sumbernongko yang namanya enggan dipublikasikan, membenarkan bahwa jalan tersebut pernah rusak, pasca pengurukan, namun kini sudah diperbaiki.

“Memang dulu pernah rusak setelah pengurukan, karena digunakan sebagai jalur alternatif penghubung antar desa, namun sekarang sudah diperbaiki lagi dan bisa digunakan oleh masyarakat,” katanya, sambil mewanti-wanti namanya dipublikasikan, Sabtu(21/01/2017).

Ketika disinggung soal sumber anggaran yang digunakan dalam perbaikan jalan tersebut, pihaknya mengatakan bahwa,”sumber dana yang digunakan untuk perbaikan dari swadaya masyarakat, donatur, serta dari dana pribadi kepala desa. Hal ini dikarenakan pihak Pemdes tidak mungkin menganggarkan lagi untuk pengerjaan pembangunan dan titik lokasi yang sama,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pembangunan jalan Desa Sumbernongko, Ngusikan, Jombang yang menelan anggaran Rp 188 juta dari DD, diduga asal-asalan pengerjaannya, karena kondisi jalan masih tidak layak pasca pembangunan. (elo)