Komplotan Pencuri antar Kota Dibekuk Polres Tuban

kompolotan pencuri antar kota saat diamankan di Polsek Palang ( foto : Elok_KIcom)

KANALINDONESIA.COM, TUBAN : Komplotan spesialis pencuri antar kota yaitu Bam(42), Rol, MB, ketiganya warga Surabaya dan DP warga jombang berhasil dibekuk anggota  Kepolisian Resort (Polres) Tuban, Minggu (22/01/2017).

Keempat pelaku berhasil menggondol uang senilai Rp 41.800. 000,- dibekuk melalui pengejaran oleh unit Satlantas Polres Tuban.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP M. Wahyudin Latif, membenarkan adanya penangkapan tindak pencurian tersebut.

“Memang benar adanya penangkapan pelaku tindak pidana pencurian oleh jajaran Polres Tuban,”ucap AKP M Wahyudin Latif.

Penangkapan keempat komplotan pencuri antar kota tersebut berawal ketika personel Sat Lantas Polres Tuban mendapatkan informasi bahwa sekira pukul 10.45 WIB telah terjadi pencurian dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Dari informasi yang diperolehnya, pelaku mengendarai kendaraan roda 4, dengan ciri – ciri mobil Avansa hitam dengan sticker Jetbus di belakangnya. Petugas BM bersama Patwal yang sedang bertugas langsung melakukan pennyisiran pengejaran terhadap pelaku, yang selanjutnya berhasil menjumpai kendaraaan yang dimaksud sedang melintas di depan POS 906, dan melintas di daerah Manunggal Timur, jalur menuju arah Lamongan.

Tak mau kehilangan buruanya, petugaspun langsung melakukan pengejaran dan pemblokiran jalan oleh petugas pos lantas 908 yang berjarak ±5 KM dari titik awal pengejaran. Alhasil pelaku dapat ditangkap dan diamankan.

Dikatakan Kasatreskrim, AKP M Wahyudin Latif,” kini pelaku beserta barang bukti, diamankan di Polsek Palang, guna pengembangan lebih lanjut,”terang AKP M Wahyudin.

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti (BB) berupa uang tunai hasil curian sejumlah  Rp.41.800.000,00, 4 buah linggis, 1 HT konvensional, 1 set kunci L, 1 unit PS 2.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 365 tentang tindak pidana pencurian. Pelaku diancam kurungan penjara 9 tahun.(elo)