MOJOKERTO, KANALINDONESIA.COM: Puluhan pemuda tawuran di akses jembatan penghubung antara Desa Mergobener,Tarik, Sidoarjo dan Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Minggu (29/8/2021) sore.

Dari video yang beredar di group WhatsApp, tampak puluhan pemuda saling serang dan baku hamtam, entah apa penyebabnya.

Mendengar suara dari video yang beredar. Rata-rata mereka menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong.

Dari peristiwa yang terjadi, anggota Polres Mojokerto langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), Namun puluhan pemuda itu sudah melarikan diri.

Dari keterangan warga setempat, Kholik, setiap hari Sabtu malam Minggu waduk ini selalu di padati orang, rata-rata di dominasi para kawula muda.

“Kalau hari Sabtu malam Minggu, area waduk selalu penuh di padati muda-mudi, nggak tahu, orang dari mana saja, rata-rata orang dari luar desa sini,” ujar Kholik anggota Linmas Desa Leminggir.

Sementara itu, Kapolsek Mojosari KOMPOL Heru Purwandi, menyampaikan ada penutupan akses jembatan penghubung sebagai antisipasi, kericuhan susulan antar kelompok pemuda.

“Kalau Sabtu malam Minggu,area waduk biasanya ramai, mereka pada lalulalang tak jelas arahnya, kami pikir hanya sekedar nongkrong biasa,”Kata Kaposek pada sejumlah awak media. Sambil ngopi.

Di katakanya, kalau terjadi keributan seperti ini, kami telah berkoordinasi dengan Pemdes Leminggir dan Koramil 0815/09 Mojosari untuk menutup sementara, akses jembatan penghubung antara Desa Mergobener, Tarik, Sidoarjo dan Desa Leminggir, Mojosari, Mojokerto sebagai antisipasi kericuhan susulan antar kelompok.

“Untuk antisipasi terjadinya tindak keributan lagi, kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait Kabupaten Mojokerto dan Kapolsek Tarik, Sidoarjo, untuk menutup sementara jembatan penghubung tersebut,” tutup Kapolsek Mojosari. (Irw)

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here