Lumbung Desa Tamping Mojo Disoal LSM, Diduga Ada Rekayasa dalam Pengajuan Pembangunannya

lumbung desa Tamping Mojo saat didatangi LSM.

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Bangunan lumbung desa yang berada di Desa Tamping Mojo disoal oleh Lembaga Swadaya Masayarakat (LSM) Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ), pasalnya bangunan tersebut berdiri diatas lahan milik pribadi ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat.

Joko Fattah Rochim selaku kordinator FRMJ mengatakan bahwa, secara aturan tidak diperbolehkan membangun lumbung desa diatas lahan pribadi dan mekanisme peralihan lahannya juga harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Pembangunan lumbung desa seharusnya didirikan diatas lahan milik Desa, atau lahan milik Gapoktan sendiri, jikalau tidak punya seharusnya ada musyawarah dengan pemerintahan desa untuk pengadaannya. Hal ini tujuannya agar tidak muncul polemik dikemudian hari, kalau seandainya Gapoktannya tidak aktif lagi, karena bangunan tersebut bisa menjadi aset desa, dan tidak diklaim milik pribadi,” ujarnya, Selasa(24/01/2017).

Masih menurut Fattah,” hak inilah yang mengakibatkan kita menduga adanya rekayasa dalam pembangunan lumbung tersebut, mengingat ketua Gapoktan statusnya merangkap-rangkap jabatan, bisa jadi ini rangkap jabatan inilah yang mempermudah proses rekayasa tersebut,” tegasnya.

Saat disinggung langkah apa yang akan diambil pihaknya, atas temuan adanya rekayasa dalam pembangunan lumbung desa tersebut,”kami akan meminta evaluasi ulang pada satuan dinas terkait, terhadap pengajuan pembangunan lumbung desa tersebut, jikalau memang ada temuan dan itu melanggar hukum kita akan kawal kasusnya sampai ke meja hijau, karena ini bisa jadi timbul kerugian negara dalam rekayasa pengajuan pembangunan lumbung tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu Heri Setyobudi selaku kepala dinas Ketahanan Pangan mengatakan bahwa, memang secara aturan tidak diperbolehkan pembangunan lumbung tersebut di lahan milik pribadi.

“Secara aturan memang tidak boleh jika mendirikan bangunan lumbung tersebut dilahan milik pribadi, dan untuk masalah lumbung desa Tamping Mojo, kita akan evaluasi lagi data-data pengajuannya dan nanti kita akan berikan hasilnya secepatnya,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi dirumahnya ketua Gapoktan yakni Saifudin sedang tidak ada ditempat, sedangkan M. Naim selaku kepala desa tidak mengetahui tentang masalah ini, dan enggan memberikan komentar.(elo)