Menteri Pertanian Resmikan SP3T milik TNI di Jombang

Mentan Andi Amran Sulaiman

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman datang ke Jombang untuk melakukan peresmian, Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) milik Korem 082 CPYJ (Citra Panca Yudha Jaya) tepatnya di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jumat (28/01/2017).

Dalam kegiatan peresmian ini turut juga hadir Kepala Staf TNI AD (KASAD) Jendral TNI Mulyono.

Peresmian secara seremonial yang ditandai dengan menyalakan tombol sebagai tanda diresmikannya SP3T. Mentan bersama Kasad TNI AD juga meninjau lokasi proses produksi padi hingga siap jual.

Andi Amran Sulaiman selaku mentan menuturkan adanya SP3T ini sangat akan membantu para petani untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Dengan adanya SP3T ini petani akaN sangat diuntikungkan, kareNa gabah dari petani akan dibeli dengan harga Rp 4.000 per kilogram sedangkan HPP (Harga Penetapan Pemerintah) hanya Rp 3.700 per kilogram, kan sudah ada untung buat petani sebesar Rp 300 per kilogram, bayangkan ini kan sangat membantu petani,” ujarnya, Jumat (27/01/2017).

Masih menurut Mentan,”SP3T yang dilakukan pihak TNI ini merupakan langkah trobosan karena gagasan SP3T di Kementan, ini baru akan dilakukan di tahun 2018 mendatang. Pasca Kementan sosialisasi terhadap petani untuk beralih dari sistem pertanian tradisional ke pertanian modern, karena untuk mengatasi masalah pertanian harus diselesaikan mulai dari hulu hingga ke hilir,” tegasnya.

Lanjut Amran, kementan berharap, pada musim tanam ini, hasil pertanian akan semakin meningkat, dan pada TNI, kami berpesan agar mengamankan musim tanam di awal tahun 2017 ini hingga tiga bulan ke depan. Jika itu terjadi, dipastikan Indonesia sudah tidak perlu lagi melakukan impor beras.

“Saya minta tolong seluruh Dandim se-Indonesia. Kalau kita capai target hingga Maret nanti, Saya pastikan tidak ada impor tahun ini, bahkan sampai 2019. Saat ini kita punya stok 1,6 hingga 1,7 juta ton, dua kali lipat ketimbang tahun lalu,” pungkasnya.

Jendral Mulyono selaku Kasad TNI menuturkan bahwa, pembentukan SP3T ini merupakan upaya TNI membantu masyarakat. Khususnya para petani, untuk mewujudkan Indonesia swasembada pangan.

“ini usaha kami untuk membantu kesejahteraan petani dan mewujudkan swasembada pangan,” ungkapnya.

Masih menurut Kasad TNI,kedepan TNI AD akan mendirikan SP3T di berbagai wilayah. Dengan syarat di wilayah Kodim yang memiliki lahan pertanian yang cukup, minimal 400 hektare.

“Kedepan ini akan kita kembangkan di seluruh wilayah kodim. Target kita Kodim harus punya lahan binaan 400 hektare,” pungkasnya.

Dalam kegiatan peresmian SP3T ini juga turut hadir, Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal I Made Sukadana, Danrem 082/CPYJ Mojokerto, Kol Gav Gathut Setyo Utomo, Dandim dari beberapa wilayah, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko serta Wabup Mundjidah Wahab dan seluruh jajaran SKPD Pemkab Jombang.(elo)