Gelapkan 2 Mobil, Seorang Ibu Rumah Tangga Diamankan Polres Ogan Ilir

Pelaku penggelapan saat diamankan polisi di Mapolres Ogan Ilir.

KANALINDONESIA.COM, OGAN ILIR : Satreskrim Polres Ogan Ilir, mengamankan N (30) seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, lantaran terlibat kasus penggelapan  mobil rental milik Srimumpuni Binti (35) warga Indralaya Mulya, Ogan Ilir, Sumatra Selatan .

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Ginanjar Aliya Sukmana membenarkan adanya penangkapan  tersangka yang merupakan pelaku penggelapan mobil rental tersebut.

Kejadian ini berawal ketika, tersangka N dan rekannya (SR) mendatangi rumah korban untuk merental mobil milik korban Nissan Grand Livina, untuk dipergunakan selama 1 minggu dan akan dikembalikan.  Selanjutnya tersangka beserta SR kembali mendatangi korban untuk merental lagi mobil lain milik korban jenis Daihatsu Grand Max untuk selama dipergunakan selama 2 hari. Namun setelah batas waktu rental sudah habis.

“Korban menanyakan kepada tersangka tentang pengembalian mobil yang direntalnya. Dari keterangan SR, kedua mobil korban ada pada tersangka di daerah Prabumulih. Dan sampai sekarang kedua mobil tersebut tidak dikembalikan kepada korban, selanjutnya korban melapor ke pihak kepolisian,” ungkap Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Ginanjar Aliya Sukmana, Sabtu (28/01/2017).

Mendapati laporan tersebut, selanjutnya  anggota Unit Opsnal Sat Reskrim dan piket 7.0, Polres Ogan Ilir bergerak menuju Prabumulih, akan tetapi saat akan dilakukan penangkapan, tersangka keburu  kabur dengan mengendarai Mobil Toyota Rush.

“Tersangka berusaha kabur, namun setelah dilakukan pengejaran oleh anggota kami yang dipimpin Kanit Pidum, yang berkoordinasi dengan jajaran anggota lain termasuk Polsek Indralaya, akhirnya berhasil mengamankan tersangka dengan pengepungan karena tersangka masuk dalam rumah penduduk,” pungkasnya.

Kini pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Ogan Ilir, untuk pemeriksaan dan pengembangan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 372 jo 378 KUHP tentang tindak pidana penggelapan. (elo)