Simpan Ekstasy, Warga Binaan Kelas llA Tanjungraja Ogan Ilir Diamankan Polisi

tersangka dan barang bukti

KANALINDONESIA.COM, OGAN ILIR : PNR (37) Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Kelas IIA Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, yang sedang menjalani assimilasi untuk pembebasan bersyarat dimana kurang 14 hari tersangka akan bebas bersyarat, harus kembali berurusan dengan aparat Kepolisian, pasalnya warga binaan tersebut kedapatan membawa Narkotika jenis Ekstacy warna hijau dengan logo CK.

AKP Darmawan selaku Kasat Resnarkoba Polres Ogan Ilir menuturkan bahwa, penangkapan tersangka merupakan hasil laporan dari masyarakat yang sering melihat tersangka melakukan transaksi di samping rumah dinas KA Lapas Kelas IIA Tanjung Raja.

“Berdasarkan Info dari masyarakat yang mencurigai bahwa hampir setiap sore melihat tersangka berada di samping rumah Kalapas, dan mengatakan bahwa tersangka akan masuk kembali ke dalam Lapas setelah di temui oleh seseorang dari pihak luar,” ungkap Kasat Resnarkoba kepada kanalindonesia.com, senin(30/01/2017).

Masih menurut Kasat Darmawan,” berdasarkan informasi tersebut sejumlah petugas kita turunkan dilapangan, selanjutnya dilakukan observasi terhadap tersangka dan langsung dilakukan pemeriksaan rongga badannya, alhasil petugas menemukan barang bukti berupa pil ekstacy didalam bungkus rokok,”ucapnya.

Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut merupakan milik BP yang merupakan tahanan Polres Ogan Ilir, yang untuk dijual kembali.

Kini tersangka beserta sejumlah barang bukti yakni, 25 butir Narkotika Gol. I jenis Pil Extacy warna hijau Logo CK, 1 unit Hp merek Polytron, diamankan ke Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir, guna pengembangan lebih lanjut.

Atas perbuatannya tersangka kini harus kembali meringkuk dijeruji besi.(elo)