Home / Health / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 2 September 2021 - 15:19 WIB

Gerakan #Indonesiapastibisa Ajak Masyarakat Untuk Suntik Vaksin Covid-19

Editor - rudi

Dokter Tirta selaku Relawan Covid-19.

Dokter Tirta selaku Relawan Covid-19.

Dipandu Anastasia Praditha dengan menghadirkan Wanda Ponika selaku Global Human Response Gerakan Indonesia Pasti Bisa dan dokter Tirta selaku Relawan Covid-19 dalam webinar Indonesia Pasti Bisa “Vaksin Covid-19 : Jenis,
Perbedaan, Dan Panduan KIPI”.Rabu (1/9/2021).

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Selain menerapkan protokol kesehatan (prokes) 3M, salah satu upaya dalam menekan penyebaran virus Covid-19 adalah vaksinasi yang sedang digalakkan pemerintah.

Oleh karena, Gerakan #Indonesiapastibisa mengajak masyarakat untuk segera suntik vaksin dimana ajakan ini tercermin melalui webinar bertajuk “Vaksin Covid-19: Jenis, Perbedaan, Dan Panduan KIPI”, Rabu (1/9/2021) kemarin.

Webinar ini juga memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat seputar vaksin dengan narasumber ahli, yaitu dr. Tirta Mandi selaku relawan Covid-19 dan Wanda Ponika, Direktur Global Human Response Geraka .Mmndonesia Pasti Bisa.

Berdasarkan data Our World in Data, Indonesia masih terkategori sebagai negara dengan tingkat vaksinasi Covid-19 yang masih rendah yakni sebesar 13,1% dari total jumlah penduduk. Kondisi ini membuktikan bahwa vaksin masih menjadi prioritas kebutuhan bagi masyarakat dalam memutus mata rantai virus Covid-19.

Baca Juga  Tiga Langkah Usulan Presiden Jokowi pada High-level Dialogue on Global Development

Ditambah lagi, banyak berita palsu atau hoaks yang beredar di kalangan masyarakat terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), baik melalui media sosial maupun grup obrolan dalam suatu aplikasi. Hal ini menimbulkan ketakutan yang berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid-19.

“KIPI vaksin Covid merupakan reaksi hyper metabolism tubuh, di mana tubuh membutuhkan energi yang cukup banyak. Reaksi setelah vaksin Covid-19 pasti pegal-pegal, cepat lemas, mudah lapar, dan mengantuk karena energi tubuh difokuskan untuk membentuk antibodi,” ujar dokter Tirta.

Baca Juga  UK Petra Surabaya Gelar Innofashion Show 4, Mahasiswa Desain Fashion & Tekstil Angkat Budaya Tenun Samarinda dan Zero Waste Fashion
Dokter Tirta selaku Relawan Covid-19.

Dalam webinar ini, Wanda Ponika juga memberikan informasi kepada masyarakat, bahwa Gerakan Indonesia Pasti Bisa juga waspada dan saling bantu dalam menangani pandemi Covid-19. Beberapa program bantuan, seperti Sentra Vaksinasi, Oxygen Concentrator untuk faskes, makanan untuk nakes, serta bantuan dari donator lainnya telah didistribusikan oleh Gerakan Indonesia Pasti Bisa hampir ke seluruh wilayah Indonesia.

“Vaksinasi Indonesia Pasti Bisa per hari ini sudah lebih dari 30.000. Terima kasih kepada relawan yang sudah berpartisipasi saling membantu. Pemerintah sudah berusaha dengan segala kelebihan dan kekurangannya, sehingga kita harus kooperatif,” kata Wanda. @Rudi

Share :

Baca Juga

Birokrasi

Polrestabes Surabaya Ringkus Tiga Pelaku Kasus Mafia Tanah, Salah Satunya Oknum ASN

Ekbis

Inilah Pemenang Program HEBAT dari SiCepat Ekspres
Pangdam XVIII Kausari rapat secara virtual

Peristiwa

Pangdam XVIII/Kasuari Minta Jajarannya Agar Jeli dan Teliti Mengurai Benang Merah Penyebaran Covid-19 di Papua Barat

Birokrasi

Tim Densus 88 Amankan Barang Bukti Dari Rumah Terduga Teroris, Seperti Kartu Pers

Nasional

Kementerian ESDM Gandeng PLN dan Pertamina Percepat Konversi Motor BBM ke Motor Listrik

Birokrasi

Melampaui Prediksi, Puncak Arus Balik Kedua di Bandara Juanda Tembus 45.414 Penumpang

Nasional

Ketua DPD RI Minta Paket Obat Pasien Isoman Covid-19 Tak Diperjualbelikan

Nasional

Pemerintah Kembali Datangkan 1,5 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Melalui Skema Multilateral