Densus 88 Geledah Rumah Orang Tua Terduga Teroris Asal Ngawi

barang bukti yang berhasil diamankan

KANALINDONESIA.COM,NGAWI :  Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan penggeledahan rumah Salam di Dusun Gondang, RT 07/RW 02, Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Ngawi, Jawa Timur yang merupakan orang tua Sugiyono (37) terduga teroris yang tertangkap pada Senin (30/01/2017), sekitar pukul 23.00 WIB di wilayah Kecamatan Godong, Purwodadi, Jawa Tengah, Selasa(31/01/2017) siang.

Proses penggeledahan terhadap rumah Salam ini Tim Densus 88 Anti Teror dipimpin AKP Parwoto melibatkan Tim Inavis Polda Jawa Tengah dan di back up Subdit IV Direktorat Intelkam Polda Jawa Timur serta Polres Ngawi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait langsung dengan sepak terjang Sugiyono.

Penggeledahan rumah Salam berlangsung hampir satu jam lebih mulai pukul 13.30 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Adapun barang bukti yang diamankan ada 20 jenis antara lain, 1 cebo warna hitam, 1 lembar berbentuk selebaran kording risalah tauhid edisi 214 Jum’at 27 Romadhon 1435 H dan edisi 001 Jum’at 4 Dzulhijah 1436 H, 1 lembar surat permohonan bantuan Rohingnya donasi katibah dan kwitansi donasi untuk pengungsi Rohingnya.

Selain itu ada lagi 2 buah solder warna biru dan orange, 1 pisau lempar, 3 butir gotri ukuran 6 milimeter dikemas botol plastik kecil, 1 buah shok paralon ukuran ¾, 1 buku catatan tentang jihad, 5 majalah media Islam An Najah, 1 buah buku karangan Abu Bakar Basyir dengan tema meluruskan makna Laa ilaaha illalloh dan makna ibadah dan beberapa barang bukti lainya.

“Kalau masalah penggeledahan itu tadi setahu kami bentuk pengembangan dari kejadian di Sragen. Kalau detailnya apa yang berhasil diamankan selain 20 jenis itu tadi sejauh ini kami belum tahu juga karena langsung dilakukan oleh Tim Densus 88 itu,” terang Kasubbag Humas Polres Ngawi AKP ES Martono, Selasa (31/01).

Bebernya, penggeledahan di rumah Salam tersebut tidak lepas dari peristiwa ledakan dirumah kontrakan yang disewa Sugiyono di Dusun Dempul, Desa Ngembatpadas, Kecamatan Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, pada 11 Desember 2016 lalu. Pasca ledakan itu, terduga teroris Sugiyono langsung membawa barang-barang miliknya ke rumah orang tuanya di Dusun Gondang, Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Ngawi.

“Terduga teroris ini memang berasal dari Karangjati Ngawi kemudian ngontrak rumah di wilayah Gemolong Sragen. Keterlibatanya baru terungkap setelah adanya ledakan pada bulan akhir tahun lalu. Sesuai kabarnya terduga teroris ini sempat luka-luka pada wajah dan mata kananya terkena gotri akibat ledakan. Untuk menghilangkan jejak yang bersangkutan kabur ke Purwodadi sampai dirinya tertangkap,” beber AKP ES Martono. (dik)