Diterjang Puting Beliung, 48 Lapak Pemancingan di Ngawi Rusak, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
NGAWI, KANALINDONESIA.COM: Bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras menerjang sebuah kolam pemancingan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengakibatkan kerusakan parah pada puluhan lapak dan kerugian materi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Sebanyak 48 lapak kolam pemancingan Tirta Graha di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, rusak parah setelah diterjang angin puting beliung disertai hujan.
Akibat terjangan angin tersebut, pemilik kolam pemancingan ditaksir mengalami kerugian finansial lebih dari Rp50 juta.
Angin puting beliung tersebut menerjang Kolam Pemancingan Tirta Graha yang berlokasi di Jalan Soekarno, Dusun Karangtejo, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.
Dari total puluhan lapak, sebanyak 48 lapak di kolam pemancingan ini mengalami kerusakan signifikan pada bagian asbes, seng, dan pondasinya akibat terjangan angin puting beliung.
Menurut Ardian Adi Nugraha, pemilik Kolam Pemancingan, peristiwa puting beliung terjadi sekitar pukul 12.25 WIB kemarin. Angin puting beliung yang datang dari arah selatan langsung merusak sekitar 90 persen lapak di kolam pemancingannya.
“Anginnya sangat kencang, datang tiba-tiba dari arah selatan. Hampir semua lapak rusak parah, asbes dan sengnya beterbangan,” ujar Ardian.
Bencana ini juga berdampak pada rencana kegiatan di kolam pemancingan tersebut.
Rencana lomba mancing yang seharusnya digelar pada Rabu malam terpaksa dibatalkan karena kondisi lapak yang tidak memungkinkan.
Akibat terjangan angin puting beliung, total kerugian material yang dialami pemilik kolam pemancingan diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Selain kerusakan lapak, pihak kolam juga harus menanggung kerugian dengan menggantikan tanaman padi milik petani yang rusak tertimpa serpihan asbes yang terbawa angin.
Saat ini, pemilik kolam sudah mulai membersihkan lapak-lapaknya yang rusak dan berencana untuk segera melakukan perbaikan agar operasional kolam dapat kembali normal.






















