Welas Arso: Sosok Pemegang Kualifikasi Tertinggi yang Menahkodai PWI Ponorogo

ARSO 29 Okt 2025
Welas Arso: Sosok Pemegang Kualifikasi Tertinggi yang Menahkodai PWI Ponorogo

Welas Arso, pendiri kanal Indonesia , ketua PWI Ponorogo dan pemegang sertifikat UKW Utama memberikan sambutan perdana usai pelantikan ketua PWI Ponorogo

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Di tengah tuntutan profesionalisme pers yang kian ketat, Welas Arso, S.I.Kom. muncul sebagai figur sentral yang membawa standar baru bagi jurnalisme di Bumi Reog. Terpilihnya pria yang akrab dipanggil Arso sebagai Ketua PWI Kabupaten Ponorogo periode 2025–2028 bukan sekadar kemenangan dalam kontestasi organisasi, melainkan penegasan atas kapasitas intelektual dan kompetensi tingkat tinggi yang ia miliki.

Satu hal yang membedakan Arso dengan figur lainnya adalah kualifikasi profesionalnya. Saat ini, ia tercatat sebagai satu-satunya anggota PWI Ponorogo yang memegang sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama, jenjang tertinggi dalam sertifikasi jurnalis di Indonesia yang dikeluarkan oleh Dewan Pers.

Sertifikat Utama ini bukan sekadar gelar, melainkan bukti bahwa Arso memiliki kapasitas untuk memimpin redaksi, mengelola kebijakan pemberitaan yang kompleks, serta menjamin ketaatan penuh terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Keunggulan kompetensi ini menjadikannya sosok yang paling mumpuni secara regulasi dan teknis untuk memimpin organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut di tingkat daerah.

Kepemimpinan Arso pada tahun 2025 ini merupakan buah dari kesabaran panjang. Sebagai salah satu dari empat perintis berdirinya PWI Persiapan Ponorogo pada tahun 2016, ia telah ikut merasakan getirnya membangun fondasi organisasi dari titik nol.

Bersama Hadi Sanyoto, Dili Istimora Eyato, dan Endang Widayati, pendiri dan pemilik media online kanalindonesia.com ini meletakkan dasar bahwa PWI Ponorogo harus diisi oleh jurnalis yang tidak hanya aktif menulis, tetapi juga teruji kompetensinya.

Pada Konferensi Kabupaten yang digelar 29 Oktober 2025, kualitas Arso diakui secara mutlak oleh rekan sejawatnya.

Melalui pemilihan langsung, ia berhasil meraih lima suara dari tujuh pemegang hak pilih, mengungguli petahana Siti Noor Ainie. Mekanisme ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa kepemimpinan PWI Ponorogo kini berada di tangan sosok yang paling siap secara administratif maupun kualifikasi.

Sebagai Ketua PWI Ponorogo periode 2025–2028, Welas Arso membawa misi besar untuk meningkatkan kelas para jurnalis lokal.

“Memegang predikat Wartawan Utama adalah tanggung jawab moral yang besar. Tugas saya sekarang bukan hanya memimpin organisasi, tapi memastikan rekan-rekan jurnalis di Ponorogo terpacu untuk terus naik kelas secara kompetensi,” tegasnya.

Ia tidak ingin anggota PWI hanya sekadar memegang kartu keanggotaan, tetapi harus memiliki kualitas tulisan yang mampu menjadi kontrol sosial yang efektif.

“Wartawan harus punya harga diri melalui karya. Muruah organisasi hanya bisa dijaga jika wartawannya kompeten secara intelektual dan luhur secara etika,” ungkapnya.

Di bawah kepemimpinannya, Arso membawa visi untuk menjadikan PWI Ponorogo sebagai barometer jurnalisme sehat di Jawa Timur.

Dengan statusnya sebagai pemegang UKW Utama tunggal di organisasinya, ia berkomitmen memfasilitasi anggota lainnya untuk meraih jenjang kompetensi yang lebih tinggi. Ia percaya bahwa perlindungan terhadap pers terbaik adalah karya jurnalistik yang berkualitas dan kredibel.

Profil Singkat

Nama: Welas Arso, S.I.Kom.

Jabatan: Ketua PWI Kabupaten Ponorogo (2025–2028)

Sertifikasi: Wartawan Utama (Satu-satunya di PWI Ponorogo)

Rekam Jejak:

Perintis PWI Persiapan Ponorogo (2016)

Pengurus PWI Ponorogo Definitif sebagai sekretaris selama dua periode (2019–2025)

Ketua Terpilih melalui Pemilihan Langsung (2025)