Hari ke-Enam Longsor Cisarua, Tim DVI Identifikasi 40 Jenazah Korban
BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Proses identifikasi korban bencana tanah longsor di Bandung Barat menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Rabu (28/1) malam, tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 40 jenazah korban, yang kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Pekerjaan tim medis kini difokuskan pada pemeriksaan mendalam terhadap total 56 kantong jenazah yang telah terkumpul sejak hari pertama hingga hari keenam operasi (29/1). Jumlah kantong jenazah tersebut mencakup tiga temuan terbaru yang dievakuasi tim SAR gabungan dari sektor A1 dan B1 pada Kamis sore.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., menjelaskan bahwa tim DVI menghadapi tantangan teknis dalam proses pencocokan data karena kondisi fisik temuan di lapangan.
“Kantong jenazah yang diserahkan ke tim DVI dapat berupa jenazah utuh maupun potongan anggota tubuh, sehingga perlu dilakukan pendalaman identifikasi yang saksama,” ungkap Abdul Muhari.
Seiring dengan percepatan identifikasi di RSUD, tim SAR gabungan yang berkekuatan 3.229 personel masih terus berjuang di lapangan untuk mencari sekitar 24 jiwa yang dilaporkan masih hilang. Sebanyak 15 unit ekskavator dan anjing pelacak dikerahkan untuk menyisir material longsor meski tantangan cuaca berupa hujan ringan hingga sedang terus membayangi lokasi.
Upaya identifikasi dan pencarian akan kembali dilanjutkan secara paralel pada esok pagi. Fokus utama otoritas saat ini adalah memberikan kepastian identitas bagi keluarga korban melalui prosedur DVI yang akurat dan cepat. (Fey)











