PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif yang baru. Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita melantik Agus Sugiarto sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo, Jumat (10/4/2026).
Pelantikan dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Inspektur Provinsi Jawa Timur, Hendro Gunawan, dan Kepala BKD Provinsi Jatim, Endah Wahyuni. Momentum ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat struktur organisasi dan tata kelola pemerintahan di Bumi Reog.
Dalam arahannya, Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita menekankan bahwa jabatan Sekda merupakan posisi krusial sebagai penggerak roda birokrasi. Ia meyakini bahwa pemilihan Agus Sugiarto didasarkan pada rekam jejak dan kompetensi yang mumpuni.
“Pelantikan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Agus Sugiarto atas amanah sebagai Sekretaris Daerah. Saya yakin tugas ini dapat dijalankan dengan baik berkat pengalaman, kompetensi, dan integritas yang dimiliki,” ucap Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita.
Lebih lanjut, Lisdyarita berpesan agar Sekda yang baru dilantik segera melakukan akselerasi kinerja, terutama dalam menjaga sinergi antara perangkat daerah dan legislatif (DPRD) guna memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal.
Usai prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Sekda Ponorogo Agus Sugiarto menyatakan kesiapannya untuk langsung tancap gas. Fokus utamanya adalah melakukan koordinasi internal untuk memetakan tantangan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam wawancara singkat, Agus Sugiarto memaparkan beberapa langkah prioritas yang akan segera ia tempuh, termasuk pengisian posisi-posisi jabatan yang masih kosong.
“Langkah pertama adalah memperkuat koordinasi dengan segenap OPD. Kami juga akan memastikan program pembangunan berjalan efektif dan pelayanan kepada masyarakat adalah yang terbaik. Terkait jabatan yang kosong, tentu akan dilakukan mapping melalui proses pergeseran maupun lelang jabatan sesuai arahan pusat agar efektivitas kerja tetap terjaga,” ungkap Agus Sugiarto.
Pelantikan ini diharapkan membawa angin segar bagi birokrasi di Kabupaten Ponorogo. Dengan hadirnya pejabat definitif, diharapkan pengambilan kebijakan strategis dapat dilakukan secara lebih cepat dan memiliki dasar hukum yang kuat.

