PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Arus lalu lintas di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan kembali bisa dilalui kendaraan walau masih buka tutup, Rabu(15/04/2026). Sebelumnya, jalur utama tepatnya di Dusun Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung ini sempat terhambat akibat material tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan sejak pagi buta.
Proses pemulihan jalur dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari BPBD Ponorogo, TNI, Polri, serta partisipasi masyarakat setempat. Mengingat material tanah yang turun dari lahan Perhutani petak 56 cukup tebal, petugas mengerahkan alat berat untuk menyingkirkan gundukan tanah dari aspal dalam waktu singkat.
Setelah material utama berhasil dievakuasi, petugas fokus pada pembersihan sisa lumpur guna mencegah kecelakaan bagi pengendara, terutama pengguna sepeda motor.
Kapolsek Slahung, AKP Pitoyo, mengonfirmasi bahwa seluruh titik hambatan telah dibersihkan sepenuhnya. Ia menekankan bahwa penyemprotan air dilakukan sebagai langkah final sebelum jalur dibuka total secara normal.
“Setelah material tanah kita bersihkan menggunakan alat berat, permukaan jalan segera kita semprot menggunakan mobil damkar. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan sisa lumpur agar jalan tidak licin dan aman dilalui oleh pengendara,” tegas AKP Pitoyo di lokasi kejadian.
Bencana tanah longsor ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Slahung sejak Selasa malam (14/4/2026). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan kondisi tanah di lahan Perhutani petak 56 menjadi labil, hingga akhirnya longsor pada Rabu pukul 05.20 WIB. Meskipun sempat diberlakukan sistem buka tutup selama beberapa jam, kerja cepat petugas gabungan memastikan akses transportasi antarkabupaten ini tidak terputus lama.
Meski jalur sudah dapat dilewati secara normal, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi kawasan perbatasan Desa Wates. Hal ini dikarenakan kondisi tebing di sepanjang jalur tersebut masih berpotensi mengalami pergeseran tanah jika kembali diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Dengan selesainya proses penyemprotan oleh armada pemadam kebakaran, sistem buka tutup resmi dihentikan dan arus lalu lintas dari arah Ponorogo menuju Pacitan maupun sebaliknya kini telah lancar sepenuhnya.

