Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Sinergi TTL dan KSOP Utama Tanjung Perak Sukseskan Implementasi Zona EAZI

Sinergi TTL dan KSOP Utama Tanjung Perak Sukseskan Implementasi Zona EAZI

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : Pelaksanaan uji coba implementasi Zona Easy Access Zone Integration (EAZI) di TPK Berlian, Surabaya, yang diinisiasi oleh PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama KSOP Utama Tanjung Perak sejak 4 Agustus 2026, resmi mencatatkan hasil positif hingga penutupan periode satu bulan uji coba ini.

Langkah strategis tersebut tidak hanya menjadi terobosan penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan zona EAZI, tetapi juga terbukti mendongkrak kelancaran arus logistik serta mobilitas kapal di kawasan strategis Pelabuhan Tanjung Perak melalui koordinasi lintas instansi yang semakin solid.

Uji coba pertama dilakukan pada KM Icon Filipi IV 89 yang bergerak menggantikan posisi KM Mitra Kendari. Proses pergantian kapal atau Ship to Ship (STS) berlangsung pada pukul 19.38 hingga 20.07 WIB, atau hanya membutuhkan waktu 29 menit (0,48 jam), terhitung sejak last line KM Mitra Kendari hingga first line KM Icon Filipi IV 89.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan dibandingkan rata-rata waktu pergantian kapal/Ship to Ship (STS) di TPK Berlian pada periode April–Juni 2026 yang tercatat rata-rata selama 209 menit atau 3,48 jam. Pada periode tersebut, waktu pergantian kapal masing-masing tercatat 3,88 jam pada April, 3,10 jam pada Mei, dan 3,45 jam pada Juni.

“Capaian 29 menit ini menunjukkan bahwa optimalisasi zona EAZI dan koordinasi antarpihak dapat memberikan dampak nyata terhadap efisiensi waktu pelayanan kapal” ujar Burhanudin, Terminal Head TPK Berlian.
Menurut Burhanudin, keberhasilan uji coba ini menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan fleksibilitas pelayanan kapal serta mengoptimalkan utilisasi terminal.

“Ke depan, pola pelayanan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui sinergi dan koordinasi yang semakin baik, sehingga waktu tunggu kapal dapat ditekan dan pelayanan kapal lebih optimal” lanjut Burhanudin.

Keberhasilan uji coba di TPK Berlian menjadi bagian dari rencana optimalisasi EAZI. Selanjutnya, penerapan serupa direncanakan untuk mendukung pelayanan pergantian kapal pada Lintas Brantas – Hijau Sejuk dan Ayer Mas – Intan Data.

Optimalisasi Zona EAZI diharapkan dapat meningkatkan utilisasi terminal, mempercepat pergerakan kapal, serta mendukung kelancaran rantai logistik di wilayah Tanjung Perak. Sinergi antara operator terminal, KSOP, dan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan kepelabuhanan yang semakin adaptif, aman, dan efisien. (SNT)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita