Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL HEALTH

Smartwatch Garmin Siap Bantu Kelola Stres dari Padatnya Aktivitas Sehari-hari

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Banyaknya aktivitas sehari-hari berpotensi menimbulkan stres. Jika tidak dikelola dengan baik, stres berdampak pada kesehatan fisik dan mempengaruhi kebugaran tubuh.

Tanda-tanda stres bisa terlihat dari mudah marah, keringat berlebihan, panik, dan sebagainya. Namun, ada kondisi di mana tubuh tidak memunculkan tanda-tanda tengah mengalami stres.

Berikut ini beberapa cara bisa membantu Anda dalam mengelola stres:

  1. Olahraga Rutin
    Olahraga memberikan banyak manfaat positif pada tubuh. Selain tubuh lebih sehat dan bugar, olahraga secara rutin dapat membuat tubuh dan pikiran lebih rileks. Selain itu, olahraga juga dapat membuat mood menjadi lebih baik. Tentunya ini akan memberikan manfaat dalam upaya mengelola stres. Pastikan melakukan olahraga tidak terlalu berat dan sesuai dengan kapasitas, agar tubuh bisa memperoleh manfaatnya.

WHO (World Health Organization) merekomendasikan bahwa orang dewasa melakukan aktivitas aerobik sedang minimal 150 menit dalam satu minggu atau rata-rata 30 menit setiap harinya. Anda bisa mulai dengan olahraga ringan seperti berjalan, jogging, berenang, juga latihan ringan di rumah menggunakan bantuan barbel atau sofa. Smartwatch Garmin dapat menghitung menit intensitas penggunanya sekaligus memberikan informasi berapa menit yang masih harus dilakukan untuk mencapai target. Perlu diketahui bahwa intensitas sedang menurut Garmin adalah ketika Anda masih dapat melakukan percakapan saat berolahraga, sementara intensitas kuat ketika Anda hanya dapat mengucapkan beberapa kata di antara napas saat berolahraga.

  1. Lakukan Teknik Pernapasan
    Salah satu tanda yang muncul saat stres melanda adalah panik dan pernapasan menjadi lebih cepat. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat melakukan teknik pernapasan. Anda bisa melakukannya sambil berdiri, duduk di kursi yang menopang punggung, atau berbaring di tempat tidur atau matras yoga di lantai. Apa pun posisi Anda, atur kaki Anda kira-kira selebar pinggul. Lalu biarkan napas Anda mengalir sedalam mungkin ke dalam perut Anda, tanpa memaksanya. Cobalah bernapas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut.

Bernafaslah dengan lembut dan teratur. Beberapa orang merasa terbantu dengan menghitung terus dari 1 sampai 5. Anda mungkin tidak dapat mencapai 5 pada awalnya. Kemudian biarkan mengalir dengan lembut, hitung dari 1 sampai 5 lagi, jika menurut Anda ini membantu. Terus lakukan ini setidaknya selama 5 menit. Smartwatch Garmin sudah mendukung pengukuran tingkat stress, bahkan ketika tingkat stres terlalu tinggi, jam akan memberikan notifikasi dan himbauan agar penggunanya melakukan latihan pernapasan. Tingkat stress yang tinggi akan memacu detak jantung abnormal, sehingga smartwatch Garmin akan otomatis mengirimkan alert.

  1. Istirahat Cukup dan Tidur Berkualitas
    Setelah melakukan banyak aktivitas yang berpotensi menyebabkan stres, tubuh membutuhkan istirahat. Pastikan Anda memberikan tubuh istirahat yang cukup dan tidur yang berkualitas. Tidur juga penting untuk sistem kekebalan Anda, membantu Anda menghindari sakit dan pulih lebih cepat. Dengan mendapatkan waktu untuk beristirahat, tubuh dan pikiran akan kembali segar, demikian juga tingkat stres yang akan mereda.

Pelacakan tidur lanjutan dari Garmin dirancang untuk mengenali kapan saat Anda tertidur, saat Anda bangun, dan tahapan tidur di malam hari. Tahapan yang dimaksud adalah tahap tidur ringan, nyenyak, dan REM. Tahap tidur diidentifikasi menggunakan kombinasi detak jantung, laju pernapasan, gerakan tubuh, dan variabel lainnya. Garmin merangkum kualitas tidur Anda dengan skor 0-100, semakin tinggi skor yang didapat semakin siap Anda menghadapi tantangan hari esok.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita