Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Ponorogo Mulai Masuki Musim Panen Padi, Harga Jual Gabah Bikin Petani Sumringah

Ponorogo Mulai Masuki Musim Panen Padi, Harga Jual Gabah Bikin Petani Sumringah
Petani padi yang sedang mengangkut hasil panen di Ponorogo. (foto: Imam Mustajab)

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kabupaten Ponorogo mulai memasuki masa panen padi disaat harga gabah masih tergolong tinggi.

Tingginya harga gabah beberapa waktu lalu mengakibatkan melonjaknya harga beras di pasaran.

Saidi (62), salah satu petani asal Pandanderek, Kecamatan Jetis mengatakan bahwa gabah basah yang baru panen ditingkat petani dihargai Rp.6.900.00,-, harga ini meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dengan musim panen yang sebelumnya.

“Harga gabah basah ditingkat petani cukup bagus, saya tadi dapat harga perkilonya Rp.6.900.00,-, harganya meningkat tajam dari musim panen sebelumnya yang hanya dihargai Rp.4.200.00,-,” ucapnya pada Rabu (6/3/2024)

Namun, dirinya mengaku akan mengeringkan terlebih dahulu gabah-gabah tersebut dengan harapan harga jualnya bisa lebih tinggi lagi.

“Tapi saya nggak langsung jual, saya akan keringkan dulu baru kemudian dijual biar harganya lebih tinggi,” jelasnya.

Di waktu yang berbeda, Aan Sugiarto Pimpinan Cabang (Pincab) Bulog Ponorogo mengatakan bahwa harga gabah sudah mulai stabil.

“Untuk harga gabah sudah mulai turun, kami tadi mendapat informasi dari penggilingan bahwa harga gabah yang minggu lalu menyentuh harga Rp.7.800.00,- hari ini sudah turun menjadi Rp.7.400.00,-.  Besok rencana akan diturunkan lagi menjadi Rp.7.200.00,-,” ucapnya pada Senin (4/3/2024). (Imam_kanalindonesia.com)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita