Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PENDIDIKAN

MIKOM UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Inovasi dan Pengembangan Produk Lokal, Menakar Dukungan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM

MIKOM UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Inovasi dan Pengembangan Produk Lokal, Menakar Dukungan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM

YOGYAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Mahasiswa Semester 2 Magister Ilmu Komunikasi UPNV Veteran Yogyakarta dengan bangga menyelenggarakan seminar bertema “Inovasi dan Pengembangan Produk Lokal: Menakar Dukungan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM.” Acara yang digelar hari ini menghadirkan dua tokoh inspiratif di bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yakni Maharani Divaningtyas, S.E., B.Sc dari Saliman Riyanto Group dan Fitra Ariyono, seorang penggiat pemberdayaan UMKM.

Acara ini dibuka dengan sambutan dan Keynote Speaker dari Kepala Magister Ilmu Komunikasi UPN Veteran Yogyakarta, Assoc. Prof Dr. Edwi Arief Sosiawan, S.IP., M.Si., CIIQA., CIAR, CPM (Asia) menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pemberdayaan UMKM melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Seminar ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pemerintah daerah dapat lebih efektif mendukung inovasi dan pengembangan produk lokal yang dihasilkan oleh UMKM.

Maharani Divaningtyas, yang dikenal dengan inovasi UMKMnya, Hato menjadi sorotan dalam seminar ini. Saat ini usianya yang masih belia, 24 tahun sudah berhasil menjalankan bisnis hato yang sudah sangat berkembang. Dalam paparannya, Maharani membagikan kisah suksesnya mengembangkan Hato menjadi salah satu produk lokal yang mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional. Hato dikenal dengan produk-produk kreatif yang menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi modern.

Pentingnya Dukungan Pemerintah Daerah.
Fitra Ariyono, yang memiliki perhatian terhadap pemberdayaan UMKM, menguraikan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan inovatif. Menurutnya, sinergi antara UMKM dan pemerintah sangat penting dalam meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing produk lokal. Fitra juga menekankan perlunya program pelatihan berkelanjutan dan akses terhadap teknologi serta modal bagi pelaku UMKM.

Fitra juga menyampaikan bagaimana dukungan regulasi pemerintah daerah terhadap UMKM, antara lain:
1. Pelatihan
2. Akses perizinan
3. Informasi usaha
4. Penguatan modal
5. Penyediaan sarana, untuk menunjang usaha itu untuk tumbuh
6. Pemasaran, promosi, dan kemitraan
7. Hak kekayaan intelektual

“UMKM tidak bisa berdiri sendiri, perlu adanya proteksi pemerintah tapi juga kita perlu memahami bagaimana prosedur yang harus dijalankan sehingga bisa bersaing pada pasar domestik dan bisa berkembang di pasar nasional”, ungkap Fitra

Seminar ini sejalan dengan mata kuliah Marketing Komunikasi, para peserta diajak untuk memahami bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang efektif dapat membantu meningkatkan visibilitas dan daya tarik produk UMKM. Maharani dan Fitra memberikan berbagai contoh praktis dan studi kasus tentang bagaimana komunikasi yang tepat dapat membuka peluang pasar baru dan meningkatkan penjualan.

Seminar yang berlangsung interaktif ini mendapat sambutan hangat dari para peserta. Mereka aktif berdiskusi terkait produk Hato, UMKM dan Regulasi Pemerintah dalam mendukung UMKM serta berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi

Dengan adanya seminar ini, diharapkan para peserta mendapatkan wawasan baru dan termotivasi untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk lokal. Dukungan dari pemerintah daerah juga diharapkan semakin kuat agar UMKM dapat tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian lokal dan nasional.(Rihan)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita