Menu

Mode Gelap
Bersama Pemkab Ponorogo, UMPO Launching Aplikasi Digital-Media Reka Creative Desa Gagal Pengereman, Hasil Penyelidikan Laka Bus Wisata di Magetan Grup Band Slank Bakal Ramaikan Kota Tidore 3 Terdakwa Kasus Ambruknya Seluncur Kenpark Diadili di PN Surabaya Operasi Skala Besar Gengster, Jajaran Polrestabes Surabaya Amankan 26 Orang Pemuda

Kanal NTB · 15 Nov 2022 19:23 WIB

Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Dinobatkan Sebagai Datu Lombok


					Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Dinobatkan Sebagai Datu Lombok Perbesar

LOMBOK TENGAH, KANALINDONESIA.COM – Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan Dapil Pulau Lombok, Rachmat Hidayat kembali menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan MPR RI. Kali ini, kegiatan sosialisasi menyasar milenial di Pondok Pesantrean Ar Rahmah Nahdatul Wathan (NW) Pringgarata Lombok Tengah pada Selasa, (15/11/2022).

Rachmat Hidayat menyampaikan pentingnya sosialisasi 4 pilar kebangsaan untuk kaum milenial agar kelompok yang berjumlah hampir 68.662.815 jiwa itu tidak lupa akan jati diri bangsa. Milenial, kata Rachmat perlu pemahaman yang benar tentang nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan.

Tokoh kharismatik itu mendorong agar milenial terlibat aktif dalam mendistribusikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Saya ingin kalangan milinel paham jati diri bangsa. Dan bisa membantu melakukan sosialisasi lewat platform media sosial pribadi masing-masing. Anak muda harus lebih kreatif, supaya 4 pilar kebangsaan ini tidak dipahami secara kaku (leterlek). Bisa membuat konten sosialisasi sekaligus edukasi melalui medsos seperti facebook, instagram, atau tiktok,” jelas Rachmat.

Sementara itu, turut menjadi pembicara dalam sosialisasi ini, Dr Alfisahrin, yang merupakan Wakil Direktur III Politeknik Medica Farma Husada Mataram yang juga Dosen Fisipol dan Ilmu Komunikasi Universitas 45 Mataram.

Dalam paparannya, Dr Alfisahrin menyampaikan sejumlah urgensi dari sosialisasi 4 pilar kebangsaan.

Saat ini masyarakat Indonesia tengah berhadapan dengan kondisi atau tantangan global. Sosialisasi empat pilar kebangsaan, merupakan perintah dari Undang Undang No.17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Setidaknya terdapat sejumlah alasan mengapa sosialisasi 4 pilar penting dilakukan.

Pertama karena masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama serta munculnya pemahaman agama yang keliru dan sempit.

“Seperti munculnya radikalisme yang melahirkan terorisme. Ini harus diantisipasi agar jangan sampai ada anggota masyarakat yang terpapar radikalisme dan terorisme,” jelasnya.

Kedua masih adanya pengabaian terhadap kepentingan daerah dan timbulnya fanatisme kedaerahan. Masih terjadi disparitas pembangunan pusat dan daerah.

“Ini menimbulkan fanatisme kedaerahan. Sehingga sempat muncul daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI,” ujarnya.

Ketiga kurang berkembangnya penghargaan terhadap kebhinnekaan dan kemajemukan yang melahirkan politik SARA. Oleh karena itu, perlu menghindari politik SARA.

“Tetap harus waspada, mungkin saja yang melakukan hoax, fitnah, dan adu domba bukan dari calon presiden. Bisa jadi ada pihak ketiga yang mengadu domba sesama anak bangsa,” jelasnya.

Alasan keempat karena kurangnya keteladanan sebagian pemimpin sebagai tokoh bangsa. Hala tersebut juga selaras dengan ancaman disitegrasi bangsa.

“Seperti pengaruh internet dan gadget. Ini bisa mempengaruhi jati diri bangsa. Dulu kita punya nilai gotong royong tapi sekarang sudah mulai individualistik,” ucapnya.

Oleh karenanya, ia mengajak para santri untuk mengamalkan nilai-nilai pancasila melalui perilaku-perilaku sederhana. Seperti menghindari tawuran antar pelajar, bolos sekolah, tetap menghormati dan menghargai guru dan sebagainya.

Dianugerahi Gelar Datu Lombok

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Ponpes Ar Rahmah NW Pringgarata Lalu Minhajjurrahman dalam sambutan menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga kepada tokoh kharismatik NTB H Rachmat Hidayat.

“Ini pertama kali ada yang melakukan sosialisai 4 pilar di tempat kami. Kegiatan ini penting dalam rangka kita menumbuhkembangkan pemahaman tentang bangsa Indonesia,” katanya.

Ia juga menyampaikan takzim atas bantuan Ruang Kelas Baru (RKB) yang akan disalurkan oleh H Rachmat Hidayat untuk Ponpes Arrahmah NW Pringgarata.

Ia pun menobatkan H Rachmat Hidayat sebagai Datu Lombok. Pasalnya, kiprah politisi senior PDIP itu untuk Pulau Lombok tidak dapat diragukan lagi.

“Kita doakan semoga beliau (Rachmat Hidayat) senantiasa dianugerahi kesehatan sebagai pembela aspirasi wong cilik, dan pembela aspirasi masyarakat NTB. Kami akan nobatkan sebagai Datu Lombok,” katanya.(dan_kanalindonesia.com)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Universitas Hamzanwadi Siapkan Karier Mahasiswa Sebelum Lulus Kuliah

7 Desember 2022 - 17:54 WIB

Puluhan KK Korban Gusuran KEK Mandalika Tempati Hunian Baru

7 Desember 2022 - 09:52 WIB

Anggota DPR RI F-PDIP Rachmat Hidayat Bantu Penyandang Disabilitas di Lombok Timur

7 Desember 2022 - 09:39 WIB

Demi Wujudkan 1 Juta Al-Qur’an, Pemdes Permis Hadirkan Habib Ahmad Alhabsy

7 Desember 2022 - 08:37 WIB

Pantau Pencairan BLT di Lombok Timur, Rachmat Hidayat Ajak Penerima Bantuan untuk Bersyukur

3 Desember 2022 - 17:19 WIB

Presiden PKS Sowan ke Ponpes Tebu Ireng, Ini Harapannya!

28 November 2022 - 07:57 WIB

Trending di Kanal Jatim