Menu

Mode Gelap
Bersama Pemkab Ponorogo, UMPO Launching Aplikasi Digital-Media Reka Creative Desa Gagal Pengereman, Hasil Penyelidikan Laka Bus Wisata di Magetan Grup Band Slank Bakal Ramaikan Kota Tidore 3 Terdakwa Kasus Ambruknya Seluncur Kenpark Diadili di PN Surabaya Operasi Skala Besar Gengster, Jajaran Polrestabes Surabaya Amankan 26 Orang Pemuda

Kanal NTB · 17 Nov 2022 10:56 WIB

Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Dorong Gerakan Diversifikasi Pangan di Lombok


					Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Dorong Gerakan Diversifikasi Pangan di Lombok Perbesar

MATARAM, KANALINDONESIA.COM – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H Rachmat Hidayat kembali melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pulau Lombok. Kali ini, sosialisasi dibarengi dengan mendorong masyarakat menggalakkan gerakan diversifikasi pangan di tengah krisis pangan yang sedang mengancam dunia.

Sosialisasi tersebut untuk menumbuhkembangkan pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara dan diversifikasi pangan tersebut digelar di Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, Provinsi NTB.

“Diversifikasi pangan itu merupakan salah satu upaya memperkuat ketahanan bangsa dan negara kita,” kata Rachmat, Rabu (16/11/2022).

Politisi kharismatik Bumi Gora ini menekankan, isu krisis pangan yang kini terjadi di belahan bumi utara seperti yang melanda Inggris dan Prancis, harus menjadi momentum bagi bangsa dan rakyat Indonesia untuk berbenah.

Khususnya mulai berani mendiversifikasi pangan pokok (beras) dengan berbagai pangan alternatif seperti umbi-umbian, talas, sagu, maupun tanaman khas tradisional endemik Indonesia.

Rachmat mengungkapkan, PDI Perjuangan sudah sejak bertahun-tahun sebelumnya mengingatkan agar masyarakat mulai mengonversi pola makanan dengan pangan alternatif yang mengandung karbohidrat selain beras.

“Itu untuk memperkuat sektor ketahanan pangan bangsa dan rakyat agar terbiasa dan membiasakan diri mengonsumsi umbi-umbian maupun tanaman endemik khas Nusantara yang memiliki kandungan protein maupun karbohidrat yang sehat,” katanya.

Saat ini kata Rachmat, tak cuma Indonesia, dunia juga sedang dihadapi dengan tingkat laju pertambahan penduduk yang tinggi. Secara keseluruhan, tingkat pertumbuhan penduduk dunia diperkirakan sekitar 1,4% setahun. Ini berarti, dalam sehari, sekitar 1,2 juta orang lahir di bumi.

Di sisi lain, seiring terus meningkatnya angka harapan hidup, jumlah kematian juga sangat rendah. Bahkan sebelum pandemi, angka kematian kurang dari 15.000 jiwa per hari di seluruh dunia.

Kondisi tersebut kata Rachmat berbanding terbalik dengan menyusutnya lahan pertanian untuk menyuplai berbagai kebutuhan hidup lainnya. Sebab, bertambahnya jumlah penduduk menjadikan alih fungsi lahan pertanian ke kawasan permukiman pun bertambah.

“Kalau sudah begini, lambat laun produktivitas panenan padi-padian untuk menopang stok pangan nasional akan menyusut. Padahal, negara-negara penyuplai pangan utama dunia mulai mengamankan stok untuk kebutuhan dalam negerinya,” katanya.

Itu sebabnya, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini pun dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, mendorong masyarakat untuk melakukan diversifikasi pangan dengan mengkonversi pangan alternatif.

“Kita ingin masyarakat diedukasi secara benar tentang isu diversifikasi pangan ini,” katanya.

“Sebab, tanpa ketahanan pangan yang kuat dan swasembada, maka pondasi utama Empat Pilar Kebangsaan akan tercerai berai akibat adanya krisis pangan itu,” imbuh Rachmat Hidayat, anggota DPR RI tiga periode ini.(dan_kanalindonesia.com)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Universitas Hamzanwadi Siapkan Karier Mahasiswa Sebelum Lulus Kuliah

7 Desember 2022 - 17:54 WIB

Puluhan KK Korban Gusuran KEK Mandalika Tempati Hunian Baru

7 Desember 2022 - 09:52 WIB

Anggota DPR RI F-PDIP Rachmat Hidayat Bantu Penyandang Disabilitas di Lombok Timur

7 Desember 2022 - 09:39 WIB

Demi Wujudkan 1 Juta Al-Qur’an, Pemdes Permis Hadirkan Habib Ahmad Alhabsy

7 Desember 2022 - 08:37 WIB

Pantau Pencairan BLT di Lombok Timur, Rachmat Hidayat Ajak Penerima Bantuan untuk Bersyukur

3 Desember 2022 - 17:19 WIB

Presiden PKS Sowan ke Ponpes Tebu Ireng, Ini Harapannya!

28 November 2022 - 07:57 WIB

Trending di Kanal Jatim