Menu

Mode Gelap
Bersama Pemkab Ponorogo, UMPO Launching Aplikasi Digital-Media Reka Creative Desa Gagal Pengereman, Hasil Penyelidikan Laka Bus Wisata di Magetan Grup Band Slank Bakal Ramaikan Kota Tidore 3 Terdakwa Kasus Ambruknya Seluncur Kenpark Diadili di PN Surabaya Operasi Skala Besar Gengster, Jajaran Polrestabes Surabaya Amankan 26 Orang Pemuda

Daerah · 12 Okt 2021 20:33 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Tidak Setuju Aparat Penegak Hukum di OTT, ini alasannya


					Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan saat berkunjung di PN Surabaya, (foto: Ady_kanalimdonesia.com) Perbesar

Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan saat berkunjung di PN Surabaya, (foto: Ady_kanalimdonesia.com)

Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan saat berkunjung di PN Surabaya, (foto: Ady_kanalimdonesi

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Arteria Dahlan selaku Anggota Komisi III DPR RI sangat tidak setuju apabila aparat penegak hukum, seperti Jaksa, Hakim dan Polisi menjadi salah satu target Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Dalam pernyataannya, Arteria menganggap jika OTT itu terjadi terhadap hakim, jaksa maupun polisi dinilai tidak bisa menjamin masalah terselesaikan.

“Bayangkan kalau polisi kalian tangkap, kalau jaksa kalian tangkap, kalau hakim kalian tangkap, runtuh Republik. Masih banyak cara-cara untuk memperbaiki mereka,” ujar Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat melakukan kunjungan dengan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/10/2021).

Arteria menambahkan, pihaknya membuka ruang kepada semua pihak untuk melihat dalam perspektif yang berbeda. Sekarang saja kata Arteria pihaknya menggunakan APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) apabila ada kesalahan di birokrasi.

Terkait tim satgas Kejaksaan yang diduga mengamankan Kasi Pidsus Kejari Mojokerto, Arteria berharap komisi kejaksaan dapat melakukan penegakan hukum secara arif. Menurutnya, Jaksa-jaksa itu mungkin ada kekeliruan tapi harus dibina.

“Harus dijaga kehormatan dan keluhurannya. Karena mereka ini penegak hukum. Mudah-mudahan kita mendapatkan keadilan sekaligus juga ketertiban umumnya juga hadir. Bagaimana kehormatan atas lembaga ini kan wajib dikedepankan,” ujarnya.

Arteria menegaskan bahwa pihaknya bukan membela orang yang korupsi atau menyalahgunakan wewenang, namun di negara hukum modern harus dikesepankan bagaimana menjaga marwah institusi penegak hukum itu memang betul-betul yang utama.

“Menegakan hukum dengan banyak cara. Tidak dengan melakukan perbuatan-perbuatan hukum yang justru kontraproduktif terhadap hal itu,” ujarnya. Ady

Artikel ini telah dibaca 519 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

UIN Sunan Gunung Djati Kеmbаlі Tеrіmа Piagam Penghargaan Murі

8 Desember 2022 - 23:37 WIB

Bank Jatim Gercep Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru , Siapkan Kebutuhan Makanan dan Tenda Darurat

8 Desember 2022 - 22:19 WIB

Kamrussamad Pimpin HIPKA, Dokter Agung: Harapan Baru Untuk Tingkatkan Daya Saing Pengusaha

8 Desember 2022 - 21:18 WIB

Polresta Sidoarjo Rilis Dua Kasus, Pengeroyokan dan Pencabulan

8 Desember 2022 - 17:46 WIB

Wakapolresta Sidoarjo Resmikan Pura Kertha Bumi Bhayangkara

8 Desember 2022 - 17:15 WIB

Menyelamatkan Asset Negara, KAI Daop 7 Lakukan Penertiban Lahan dan Bangunan

8 Desember 2022 - 16:17 WIB

Trending di Kanal Jatim