Home / Health

Jumat, 23 Juli 2021 - 08:17 WIB

Angka Testing Indonesia Per Juli 2021 Sudah 4 Kali Melampaui Standar WHO

Editor - ARSO

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Perkembangan angka testing (pemeriksaan) COVID-19 dalam setiap harinya menunjukkan angka yang dinamis. Dimana dalam melihat perkembangan data testing harian belum dapat menunjukkan gambaran secara menyeluruh kondisi testing secara nasional.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan untuk bisa melihat gambaran kondisi angka testing secara menyeluruh, harus dilihat secara mingguan yang juga direkomendasikan Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

“Karena jika dilihat secara harian, akan sangat dinamis naik turunnya,” Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (22/7/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam hal angka testing, per pekan ketiga Juli 2021, Indonesia sudah 4 kali melampaui standar testing yang ditargetkan WHO. Dan kedepan, target nasional terkait testing mengedepankan prinsip prioritas yaitu mendahulukan suspek dan kontak erat dari kasus terkonfirmasi.

Baca Juga  Buavita Ajak Masyarakat Konsumsi Buah untuk Tangkal Penyakit Menular

Hal ini bertujuan untuk menurunkan angka positivity rate nasional yang sampai minggu ketiga Juli mencapai 28,27%. Untuk itu, baik metode PCR dan rapid test antigen terus dioptimalkan dalam kondisi ini.

Sementara, untuk waktu pencapaian target diharapkan tercapai secepatnya. Demi merealisasikannya, pemerintah pusat berkomitmen mendukung Pemerintah daerah dalam mencapai target testing , tracing dan treatment (3T). Karenanya, harus ada kerjasama setiap daerah untuk mencapai rasio target testing yang spesifik di tiap daerah berdasarkan angka positivity rate masing-masing kabupaten kota.

Baca Juga  Buavita Ajak Masyarakat Konsumsi Buah untuk Tangkal Penyakit Menular

“Sekaligus pemberdayaan posko di tingkat komunitas untuk mencapai target tracing sebanyak 15 kontak per kasus konfirmasi,” tegasnya.

Ia melanjutkan, tantangan terkait testing erat hubungannya dengan penambahan kasus konstan. Dimana rata-rata penambahan kasus harian diatas 10 ribu kasus dalam 1 bulan terakhir. Serta kemunculan varian delta yang telah mencapai 661 kasus di Pulau Jawa-Bali saat ini.

Yang mana, karakteristik varian delta mudah menular dan memberikan tekanan yang cukup besar pada fasilitas penyedia layanan kesehatan. Serta laboratorium dan unsur lain yang menimbulkan keterlambatan pencatatan.

 

Share :

Baca Juga

Health

Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Ketua TP PKK Kota Kediri Beri Edukasi Murid SD dan MTs Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Ekbis

Lion Parcel Gelar Program Percepatan Vaksinasi Booster

Health

IDI Siap Dukung Pemerintah dan Kemenkes RI untuk Mewujudkan Strategi Pemulihan Kesehatan Nasional dan Dunia

Health

Putus Penyebaran Covid, Petugas Gabungan Galakan Ops Yustisi Penegakan Prokes dan Bagi Masker

Health

Kunker di Kota Samarinda, Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Pelajar

Health

Satgas: Belajar dari Kudus, Peta Zonasi Risiko Jangan Dianggap Enteng dan Diabaikan

Health

Pemberlakuan PTM di Sekolah Harus Memprioritaskan Keselamatan Siswa

Health

Mendesak, Bupati Sugiri Segera Datangkan Alat Pemilah Plasma Konvalesen