Home / Health / Jatim

Rabu, 16 Juni 2021 - 04:26 WIB

Belasan Nakes Ponorogo Dinyatakan Terpapar Covid-19

Editor - ARSO

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM:  Sejumlah tenaga kesehatan Kabupaten Ponorogo diketahui terpapar virus korona.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo penambahan orang yang terkonfirmasi positif korona terjadi sejak 10 Juni 2021 ada penambahan 8 kasus.

Data awal pada 9 Juni 2021 jumlah kasus terkonfirmasi positif korona hanya 94 orang namun sejak tanggal 10 mengalami trend kenaikan.

Pada tanggal 11 Juni 2021 jumlahnya bertambah lagi, total menjadi 108 kasus , kemudian pada tanggal 14 Juni 2021 total ada 110 kasus.

Paparan kasus terkonfirmasi posistif korona diantaranya di Puskesmas Jambon . Hal tersebut disampaikan Sekdakab Ponorogo Agus Pramono saat menerima tamu dari Panitia Imlek, Pengusaha NKRI, Yayasan Buddha Tzu Chi, Persatuan Umat Budha Indonesia, Persatuan Tionghoa dan Paguyuban Islam Tionghoa Indonesia di Pringgitan, Senin (14/06/2021).

Baca Juga  Diperiksa Terkait Laporannya, Samsudin ke Polda Jatim Tanpa Alas Kaki

Para tamu ini memberikan bantuan 35 ton beras dan 70.000 masker bagi warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Ponorogo.

Agus Pramono menyampaikan  mengapresiasi bantuan beras dan masker yang diberikan tersebut. Bantuan yang diberikan menunjukkan dan meneladankan kepedulian kepada sesama dan gotong royong dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.

Agus Pramono juga menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus covid-19 di Ponorogo per tanggal 14 Juni yang mencapai 110 kasus.

Tenaga kesehatan menjadi salah satu klutser yang menambah jumlah kasus terkonfirmasi posistif korona di Ponorogo.

Kondisi belasan tenaga kesehatan ini tidak bergejala namun hasil swabnya menunjukkan hasil posistif . Sehingga mereka harus menjalani isolasi mandiri . Diharapkan 8-10 hari ke depan mereka sudah negatif.

Baca Juga  Cegah PMK Ratusan Hewan Ternak di Porong Sidoarjo Disuntik Vaksin

“Dengan kejadian ini, saya berharap kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kehati-hatiannya dan tetap mentaati protokol kesehatan terutama 5 M. Jangan sampai peristiwa di Madiun terjadi di Ponorogo, “terang Agus Pramono.

Sekda juga meminta kepada masyarakat Ponorogo untuk meningkatkan kepedulian dan rasa gotong royong. Karena Pandemi  Covid-19 ini akan bisa dihadapi bersama dengan cara saling peduli dan gotong royong.

“Peduli dan gotong royong ini tidak perlu jauh- jauh berfikirnya. Apa yang bisa kita lakukan sekarang,  kita lakukan semampu kita saja, “kata Agus Pramono.

Share :

Baca Juga

Daerah

Begini Curhat Anak Pengungsi Erupsi Semeru ini Kepada Anwar Sadad

Birokrasi

Mulai hari ini di SPN Polda Jatim Ada Kurikulum PRESISI

Jatim

Cara Bunda Fey Tumbuhkan Rasa Peduli Lingkungan Pada Putra-putrinya

Jatim

Satgas Ops Aman Nusa II Polres Ponorogo Melakukan Pengecekan Ketersediaan Tabung Oksigen Medis

Jatim

Kunjungi Desa Banjaranyar, Masbup Serap Keluhan Petani Tanaman Hias
AH, pengedar asal Randu Agung saat diamankan anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya

Birokrasi

Masuk Jaringan Madura, Pengedar Sabu Asal Randu Diringkus Satreskoba Polrestabes Surabaya

Birokrasi

Kejari Kota Mojokerto Bentuk Kampung Restoratif Justice

Jatim

Puluhan Hewan Berkuku Belah di Krian Sidoarjo Divaksin, Ada Kiat Khusus dari Pemilik