Home / Peristiwa

Selasa, 8 Februari 2022 - 09:48 WIB

Berkat Sinergitas TNI-Polri, TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan PMI Illegal

Editor - WINARKO

TNI AL gagalkan penyelundupan PMI Ilegal

TNI AL gagalkan penyelundupan PMI Ilegal

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM : TNI AL dalam hal ini Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA) bersinergi dengan TNI-POLRI kembali berhasil gagalkan penyelundupan 34 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) illegal, di Perairan Batubara, Sumatera Utara, Senin kemarin (7/2/22).

Kronologis kejadian berawal ketika Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) Pos TNI AL Tanjung Tiram, Lanal TBA menerima informasi akan ada keberangkatan PMI melalui jalur pelabuhan tikus Desa Guntung Kecamatan Tg Tiram dengan tujuan Malaysia.

Kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi tempat dimaksud dan berhasil menangkap 4 orang diduga pekerja migran Indonesia (PMI) illegal.

Dari keempat orang yang ditangkap tersebut, selanjutnya Danlanal TBA Letkol Laut (P) Aan Sebayang berkoordinasi  dengan TNI Polri setempat mengembangkan kasus dan melakukan pengejaran terhadap sebuah kapal yang diduga membawa PMI illegal menuju Malaysia.

Saat ditangkap, ternyata di atas kapal motor yang bernama KM Kayla itu terdapat 30 calon pekerja migran Indonesia  yang dalam keadaan berlumuran lumpur, dikarenakan mereka harus berenang dilumpur untuk bisa naik ke Kapal KM Kayla yang akan membawanya ke Malaysia. Sehingga total ada 34 calon pekerja imigran berhasil diamankan oleh personil gabungan TNI AL bersama instansi TNI-Polri setempat.

Saat ini, Kapal KM Kayla telah ditambatkan di Posal Tanjung Tiram dalam pengawasan TNI AL, sedangkan ke 34 pekerja migran tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian guna pendataan sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang.

Di tempat terpisah, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Arsyad Abdullah, mengapresiasi prestasi yang ditorehkan jajarannya dan memastikan  bahwa TNI AL, Koarmada I akan terus melakukan patroli untuk mencegah keluar masuknya PMI ilegal.

“Patroli akan dilaksanakan secara terus menerus terutama pada wilayah-wilayah yang disinyalir menjadi jalur keluar masuk melalui jalur tikus, baik itu berupa komoditi dari luar negeri, barang ilegal, bahkan narkoba serta penyelundupan pekerja migran ilegal yang terjadi di Wilayah Kerja Koarmada I, yang mana sesuai dengan kebijakan Kepala staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono,” ungkap Laksda Arsyad.

Lebih lanjut, Pangkoarmada I menegaskan, bahwa TNI AL tidak akan kompromi terhadap hal yang mengancam kedaulatan negara, tindak pidana dan pelanggaran di laut.

“Koarmada I melalui Pangkalan TNI AL jajarannya akan selalu mendukung kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dengan tidak melakukan pembiaran serta mencegah kegiatan-kegiatan illegal seperti PMI Ilegal yang masih terjadi,” [email protected]

Share :

Baca Juga

Terdakwa Kho Handoyo Santoso saat disidang di PN Surabaya secara daring, (foto: Ady_Kicom)

Birokrasi

Sidang Kasus Pemalsuan Surat, Istri Korban Akui Dapat Ancaman Dari Kho Handoyo Santoso

Birokrasi

Hadir di Persidangan, Saksi Beberkan Eren Bunuh Korban di Bagian ini
Danrem 102 Pjg terima penghargan dari DAD Kalteng

Peristiwa

Wujud Sinergi Korem 102/Pjg Dengan DAD, Danrem 102/Pjg Terima Penghargaan dari DAD Kalteng

Birokrasi

Kampung Narkoba Jalan Kunti Surabaya Digerebek Polda Jatim dan BNNP Jatim

Birokrasi

Timsus Satreskoba Polrestabes Surabaya Sita 6900 Butir Pil Koplo Siap Edar, Pengedar Ditangkap

Birokrasi

Jual Tabung Oksigen Mahal, Pegawai Toko Alkes Mulyosari Ditangkap Intelijen Kejari Surabaya

Birokrasi

Sengketa Berebut Warisan, Anak Perempuan Digugat Ibu Tiri di Pengadilan
Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan David Bangun, saat bertemu Penjabat Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi, Senin (20/6/2022). (foto: humas BPJS Kesehatan)

Birokrasi

Begini Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Pemenuhan Kuota PBI JK Jatim