Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / Nasional / News / Peristiwa

Senin, 1 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Bos Robot Trading Viral Blast Global Diadili, Ketua PKVBB Richo Harap Aset Korban Kembali

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kasus penipuan berkedok investasi bodong platform robot trading Viral Blast Global dengan tiga terdakwa Minggus Umboh, Rizky Puguh Wibowo, dan Zainal Huda Purnama masuk babak baru. Mereka menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (1/8/2022).

Sidang yang digelar di ruang Garuda 2 ini surat dakwaan dibacakan secara bergantian oleh Jaksa Penunutut Umum (JPU), diantaranya Suwarti, Darwis dan Furkon Adi Hermawan. Ketiganya tidak dihadirkan dalam persidangan, melainkan secara online.

Dalam perkara ini, Jaksa dari Kejaksaan Negeri Surabaya mendakwa para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 105 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga  Kasad Berpesan Kepada Peserta Jambore Nasional  XI Tahun 2022

“Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan. Pelaku usaha distribusi yang menerapkan sistem skema piramida dalam mendistribusikan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 (Pelaku usaha distribusi dilarang menerapkan sistem skema piramida dalam mendistribusikan barang)” kata JPU Furkon saat membacakan surat dakwaan, (1/8).

Ketiga terdakwa saat diadili di Pengadilan Negeri Surabaya, (foto: Ady_Kicom)
Ketiga terdakwa saat diadili di Pengadilan Negeri Surabaya, (foto: Ady_Kicom)

Usai mendengarkan dakwaan, melalui tim kuasa hukum terdakwa mengajukan nota keberatan atau eksepsi dalam sidang selanjutnya yang akan digelar pekan depan.

Seperti diketahui, para pelaku memasarkan e-book dengan nama Viral Blast kepada anggota atau member untuk melakukan trading di bursa komoditi yang ternyata fiktif. Sebanyak 12.000 member trading mengalami kerugian mencapai Rp 1,2 triliun.

Baca Juga  Bangkitkan Semangat Kemerdekaan, DHC BPK 45 Kota Madiun Bagikan Ratusan Bendera Gratis

Dari kasus ini, kepolisian dari Mabes Polri telah menahan tiga dari empat tersangka yang merupakan pemilik PT Trust Global Karya. Sementara, satu orang tersangka atas nama Putra Wibowo sampai saat ini buron (DPO).

Richo Suroso selaku Ketua Paguyuban Kompak Viral Bangkit Bersama berharap yaitu aset yang disita kejaksaan bisa dikembalikan kepada korban.

“Harapan kami pula karena hasil sitaan kemarin itu hanya berkisar 40 sampai 50 miliar. Sedangkan dari pihak Mabes kemarin menyatakan ada 90 miliar lebih, harapan saya sisanya bisa ditemukan agar bisa masuk dalam paguyuban,” ujar Richo didampingi Andry Ermawan selaku kuasa hukumnya, Senin (1/8). Ady

Share :

Baca Juga

Birokrasi

Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Uang Palsu Dari Produsen di Jatim
tinjau revitalisasi Lanud Halim Perdanakusuma

News

Kasau Bersama Menhub Tinjau Proses Revitalisasi Lanud Halim Perdanakusuma

Peristiwa

Banjir Landa Kabupaten Gunung Mas Ribuan Rumah Terendam

Jatim

Resmikan Sumur Dalam, Kang Giri Jawab Keresahan Warga Morosari

Jabar

Presiden Tinjau Vaksinasi bagi Masyarakat di Stadion Pakansari Bogor

Daerah

Komisi A DPRD Jatim Cari Masukan untuk Evaluasi Perda PORA di BAKESBANGPOL Kota Probolinggo

Nasional

RUPS PLN Putuskan Pergantian Direktur Energi Primer

Peristiwa

Banjir Bandang dan Longsor Luwu, Empat Warga Meninggal Dunia