Home / Daerah / Jatim

Jumat, 5 Agustus 2022 - 17:03 WIB

BPBD Gelar Rakor Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana se-Jatim

Editor - ANANG

SURABAYA KANAL INDONESIA.COM – Kalaksa BPBD Jawa Timur, Budi Santosa memimpin Pembukaan Rakor Penguatan Kelembagaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Provinsi Jatim.

Peserta adalah para Kalaksa BPBD kabupaten/kota, dan juga diikuti perwakilan BPBD Provinsi se-Indonesia di Hotel Royal Tulip Surabaya. Hadir dalam acara ini, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Satriyo Nurseno.

 

Di kesempatan itu, Satrio menyampaikan laporan kegiatan rakor. Tampak hadir juga Sekretaris BPBD Jatim Suharlina Kusuma Wardani, Kabid PK Andhika N. Sudigda, Kabid KL Sriyono dan Tenaga Ahli BPBD Jatim Suban Wahyudiono. Selain itu, hadir pula Koordinator Program SIAP SIAGA Ancilla Bere dan Perwakilan Kemendagri dan BNPB sebagai pemateri.

Dalam arahannya, Kalaksa BPBD Jatim menyampaikan perlunya upaya penguatan kelembagaan bagi Bidang RR yang saat ini kegiatannya hanya berkutat pada penyusunan Jitupasna dan R3P saja.

“Dengan adanya rakor ini akan terpetakan tantangan dan peluang dalam memahami, mengembangkan program, dan penguatan kelembagaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di tingkat Provinsi dan kabupaten/kota se-Jatim, termasuk terkait regulasi dalam Kepmendagri Nomor 050-5889 tahun 2021,” ujar Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa.

Budi menjelaskan, peta permasalahan itulah yang nantinya akan dikonsultasikan dengan narasumber dari Kemendagri dan BNPB, sehingga terbuka peluang revisi atas tupoksi bidang RR di level provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga  Mengisi HUT ke 77 Kemerdekaan Indonesia, Polsek Punung Gelar Ngopi Bareng Bersama Kapolsek

Rakor Penguatan kelembagaan bidang RR BPBD Jatim ini juga diikuti oleh BPBD di luar Provinsi Jawa Timur dikarenakan kesamaan kondisi dimana Kepmendagri 050 tahun 2021 membatasi ruang gerak Bidang RR dalam mempercepat pemulihan pascabencana dan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.

 

 

BPBD Gelar Rakor Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana se-Jatim

 

SURABAYA KANAL INDONESIA. COM – Kalaksa BPBD Jawa Timur, Budi Santosa memimpin Pembukaan Rakor Penguatan Kelembagaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Provinsi Jatim.

 

Peserta adalah para Kalaksa BPBD kabupaten/kota, dan juga diikuti perwakilan BPBD Provinsi se-Indonesia di Hotel Royal Tulip Surabaya. Hadir dalam acara ini, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Satriyo Nurseno.

 

 

 

Di kesempatan itu, Satrio menyampaikan laporan kegiatan rakor. Tampak hadir juga Sekretaris BPBD Jatim Suharlina Kusuma Wardani, Kabid PK Andhika N. Sudigda, Kabid KL Sriyono dan Tenaga Ahli BPBD Jatim Suban Wahyudiono. Selain itu, hadir pula Koordinator Program SIAP SIAGA Ancilla Bere dan Perwakilan Kemendagri dan BNPB sebagai pemateri.

Baca Juga  Bojonegoro Tuban Siap Menangkan Prabowo Presiden 2024

 

Dalam arahannya, Kalaksa BPBD Jatim menyampaikan perlunya upaya penguatan kelembagaan bagi Bidang RR yang saat ini kegiatannya hanya berkutat pada penyusunan Jitupasna dan R3P saja.

 

“Dengan adanya rakor ini akan terpetakan tantangan dan peluang dalam memahami, mengembangkan program, dan penguatan kelembagaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di tingkat Provinsi dan kabupaten/kota se-Jatim, termasuk terkait regulasi dalam Kepmendagri Nomor 050-5889 tahun 2021,” ujar Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa.

 

Budi menjelaskan, peta permasalahan itulah yang nantinya akan dikonsultasikan dengan narasumber dari Kemendagri dan BNPB, sehingga terbuka peluang revisi atas tupoksi bidang RR di level provinsi dan kabupaten/kota.

 

Rakor Penguatan kelembagaan bidang RR BPBD Jatim ini juga diikuti oleh BPBD di luar Provinsi Jawa Timur dikarenakan kesamaan kondisi dimana Kepmendagri 050 tahun 2021 membatasi ruang gerak Bidang RR dalam mempercepat pemulihan pascabencana dan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.

 

Sementara itu, hasil perumusan masalah dan kesepakatan ini selanjutnya menjadi usulan yang mewakili BPBD Provinsi Jatim dan BPBD kab/kota se-Jatim kepada Kemendagri. “Tujuannya, agar memberikan kebijakan lebih luas kepada BPBD pada sisi Penanganan Pasca Bencana,” pungkasnya. Nang

 

Share :

Baca Juga

Jabar

Bentuk Kepedulian Muspika Kecamatan Gabus Wetan Terhadap Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Demokrasi

Blusukan ke Pasar Bitingan, Ketua Satgas Pastikan Penerapan 3M Berjalan Optimal

Jatim

Polres Kediri Kota Gulung Sindikat Curat Modus Pecah Kaca di Delapan TKP di Wilayah Kotah Kediri 

Jatim

Polres Kediri Kota Bagikan Bantuan Sosial Kepada Pedagang Kaki Lima

Daerah

Warga Lakukan Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadhan

Maluku Utara

Polres Tidore Gelar Upacara di Makam Tugu Brimob Jelang HUT ke -76 Bhayangkara

Daerah

Ratnadi Ismaoen Resmi Dilantik Sebagai Anggota Fraksi Demokrat Jatim Menggantikan (Almh) Sri Subiati

Jatim

Kabupaten Magetan Mulai Vaksinasi Booster