Home / Jatim

Kamis, 24 Maret 2022 - 11:24 WIB

Bupati Sidoarjo Buka Pelatihan dan Pendampingan Proses Produk Halal (PPH)

Editor - ARSO

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM : Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) menyambut baik kegiatan pelatihan pendampingan PPH (Proses Produk Halal) bagi ribuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sidoarjo.

Menurut Gus Muhdlor pendampingan PPH yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama lewat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur dan Bank Jatim itu akan berdampak pada peningkatan standar mutu produk.

Selain itu, sertifikasi produk halal akan mendorong produk UMKM Sidoarjo naik kelas. Dimana, Pemkab Sidoarjo saat ini sedang getol-getolnya memberikan pendampingan dan fasilitasi pelaku UMKM dalam memasarkan produknya ke luar negeri (ekspor) bersaing di pasar global.

Label sertifikasi halal juga berpotensi mendongkrak kepercayaan konsumen pada produk-produk yang dihasilkan UMKM. “Label sertifikasi halal menjadikan UMKM Sidoarjo naik kelas karena standar mutunya meningkat,” terang Gus Muhdlor usai membuka pelatihan pendampingan PPH di Pendopo Delta Wibawa.

Baca Juga  Wow! 18 Mahasiswa UK Petra Lolos Masuk Program MSIB

Pelatihan dan pendampingan PPH, lanjut Gus Muhdlor sudah lama diharapkan para pelaku UMKM, khususnya di Kabupaten Sidoarjo yang jumlahnya mencapai ratusan ribu. Oleh karenanya, bupati alumni Unair Surabaya itu mendorong kepada pelaku UMKM untuk memanfaatkan dengan baik adanya kesempatan pelatihan dan pendampingan PPH tersebut.

“Proses produk halal ini merupakan hal yang sudah lama dinanti, sebab di Kabupaten Sidoarjo ini ada sekitar 165 ribu usaha kecil – mikro, keberadaan ribuan UMKM itu butuh atensi lebih. Termasuk proses produk halal ini, dari yang tadinya tidak ada stempel halalnya menjadi ada,” jelas Gus Muhdlor.

Baca Juga  Gus Muhdlor Serukan Transparansi Penggunaan Dana Desa, Publikasikan Peruntukannya

Gus Muhdlor menambahkan, dengan adanya sertifikasi halal ini, diharapkan kedepannya akan dapat meningkatkan kualitas produk UMKM yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

“Bahwa dalam mengembangkan usaha, peningkatan mutu juga penting, termasuk salah satunya ada sertifikasi ini,” ungkapnya.

Bupati muda itu berharap, kedepannya ada tindak lanjut dari pelatihan PPH, membangun kolaborasi antara ISNU dengan OPD terkait.

“Saya harapkan kedepannya ada kolaborasi antara ISNU selaku instruktur dengan pemkab Sidoarjo lewat OPD terkait, seperti Disperindag, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro karena memang sudah ada jaringannya, tinggal nanti kita sinkronkan bersama,” pungkasnya.(Irwan_kanalindonesia.com)

Share :

Baca Juga

Demokrasi

HUT ke-70 Humas Polri, Polres Ponorogo Ramah Tamah Bareng Awak Media dan Bagi Nasi Kotak ke Abang Becak
Para terdakwa saat menjalani tahap ll di Kantor Kejari Surabaya, (foto: Intelijen Kejari Surabaya)

Birokrasi

Empat Bandar Narkoba Tangkapan Mabes Polri Dilimpahkan ke Kejari Surabaya

Jatim

Pemkot Kediri Beri Ruang Komunitas Mural Kediri Bantu Tangani Pandemi

Daerah

Dukung Program 25 ribu Dosis Vaksin Khusus Ponpes NasDem Mojokerto Gelar Vaksinasi Bagi Santri Ponpes Amanatul Ummah

Birokrasi

Forkopimda Jatim Dampingi KASAD Takziah di Rumah Korban Penyerangan KKB

Jatim

PPKM Level 4, SatLantas Polres Ponorogo hanya Layani 25 Persen Pemohon SIM

Jatim

Polres Bangkalan Berhasil Ungkap 9 Kasus Pada Operasi Sikat Semeru 2021

Birokrasi

Peringati Hari Musik Nasional, Unitomo Gelar Pameran Berbasis QR Art Dengan Seniman