Menu

Mode Gelap
Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line Kepergok Selingkuh, Ribut Winarko Cekik dan Tusuk Istri 8 Kali Tukang Las Asal Sidoarjo Dituntut Jaksa Hukuman Mati Sidang Mafia BBM Laut, Jaksa Cecar Direksi PT Bahana Line Soal Keluar Masuk Uang Perusahaan Jaksa Tuntut Mantan Panpel Arema FC Abdul Haris 6 Tahun 8 Bulan Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang

Kanal Jakarta · 18 Jan 2023 06:10 WIB

Cak Nun Sebut Jokowi Mirip Firaun, GataRI: Jauh Sekali, Sistem Pemerintahannya Berbeda


 Cak Nun Sebut Jokowi Mirip Firaun, GataRI: Jauh Sekali, Sistem Pemerintahannya Berbeda Perbesar

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Ketua Umum GataRI (Ganjar Kita for RI 1), Burhanuddin Saputu memberikan tanggapan mengenai statmen Cak Nun yang menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimiripkan dengan Firaun.

“Saya rasa tidaklah, karena kekuasaan Raja Firaun dahulu kan absolut, dan bahkan berusaha menandingi kekuasaan Tuhan dan/atau menganggap dirinya sebagai Tuhan,” ujar Burhan saat dihubungi awak media via WA. Selasa, (17/1/2023 malam).

Burhan yang juga mantan Staf Deputi IV Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP menilai, tentu sifat Raja Firaun itu jauh sekali dari sifat seorang Presiden Jokowi, baik sebagai pribadi maupun sebagai kepala negara Republik Indonesia.

Ketum Ganjar Kita for RI 1 itu melihat, Cak Nun perlu membaca sistem pemerintahan dalam suatu negara klasik maupun kontemporer agar ia bisa mengetahui yang mana monarki, yang mana fasis, yang mana liberal dan yang mana demokratis.

“Dengan begitu, Cak Nun tidak boleh asal ngomong, supaya argumennya tidak mudah runtuh atau dipatahkan oleh argumen sistem pemerintahan dalam suatu negara seperti yang saya maksudkan di atas,” tegasnya. (ari)

Dalam video tersebut Cak Nun menyebut Jokowi sebagai Firaun dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai Haman.

Sebelumnya, dalam potongan video ceramah Cak Nun yang viral di berbagai media sosial. Ia menyebutkan, “Karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi, oleh Qorun yang namanya Anthony Salim dan 10 naga, terus Haman yang namanya Luhut,” ucapnya.

“Negara kita sesempurna dicekel (dipegang -red) oleh Firaun, Haman dan Qorun. Itu seluruh sistemnya, seluruh perangkatnya, semua alat-alat politiknya sudah dipegang mereka semua. Dari uangnya, sistemnya, sampai otoritasnya, sampai apapun,” tambahnya dalam potongan video tersebut. (ari)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi Tak Pernah Surut

8 Februari 2023 - 08:37 WIB

Ketum KSPI Nova Rumondor: Hakim MK Harus Lakukan Rechtsvinding, Pastikan Keterwakilan Perempuan di Legislatif 30%

7 Februari 2023 - 20:11 WIB

DKPP Akan Periksa Anggota KPU RI Terkait Verifikasi Partai Politik dan Dugaan Ancaman Kepada Penyelenggara

7 Februari 2023 - 15:24 WIB

Lemhannas: Keketuaan Indonesia ASEAN Perkuat Sentralitas Kawasan Asia Tenggara

6 Februari 2023 - 18:33 WIB

Presiden Jokowi Minta OJK Dukung Program Hilirisasi

6 Februari 2023 - 16:21 WIB

OJK

Bertemu Dewan Pers, Presiden Tekankan Soal Kebebasan Pers Bertanggung Jawab

6 Februari 2023 - 16:17 WIB

Trending di Kanal Nasional