Menu

Mode Gelap
Bersama Pemkab Ponorogo, UMPO Launching Aplikasi Digital-Media Reka Creative Desa Gagal Pengereman, Hasil Penyelidikan Laka Bus Wisata di Magetan Grup Band Slank Bakal Ramaikan Kota Tidore 3 Terdakwa Kasus Ambruknya Seluncur Kenpark Diadili di PN Surabaya Operasi Skala Besar Gengster, Jajaran Polrestabes Surabaya Amankan 26 Orang Pemuda

Kanal Hukum · 23 Nov 2022 15:13 WIB

Ditnarkoba Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya Bekuk 2 Sindikat Jaringan Internasional, Sita 36 Kg Sabu dan 15 ribu Ekstasi


					Ditnarkoba Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya Bekuk 2 Sindikat Jaringan Internasional, Sita 36 Kg Sabu dan 15 ribu Ekstasi Perbesar

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tujuh orang pelaku kasus peredaran narkotika jaringan Internasional dibekuk anggota gabungan dari Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya. Peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 36 kilogram dan 15 ribu pil ekstasi berhasil digagalkan.

Dalam rilis ungkap kasus ini dipimpin Kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Akmad Yusep Gunawan, Dirnarkoba Polda Jatim Kombes Arie Ardian Rishadi. Kemudian Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto,Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri serta Kasi Humas Kompol Fakih.

Dirnarkoba Polda Jatim Kombes Arie Ardian Rishadi menjelaskan, bahwa tujuh pelaku yang diamankan tersebut merupakan dua jaringan sindikat internasional. Diantaranya jaringan Indonesia – Malaysia dan jaringan dari Laos.

“Yang pertama adalah jaringan Indonesia-Malaysia dan diduga barang ini berasal dari China dengan kemasan teh China,” kata Arie di gedung Bharadaksa Polrestabes Surabaya, Rabu (23/11/2022).

Arie menambahkan pengungkapan jaringan asal Malaysia ini berawal dari pendalaman pengungkapan kasus di Jatim. Kemudian pengembangan dilakukan hingga ke wilayah Sumatera Utara yakni Medan dan mengamankan dua orang tersangka yakni SU (29) warga Bojonegoro dan SDC (27) warga Bandung, Jawa Barat.

“Akhirnya kita berhasil mengamankan barang bukti dan menangkap dua orang tersangka dengan barang bukti 26 kilogram sabu dan ekstasi sebanyak 15 ribu butir,” ungkap Arie.

Arie menambahkan sedangkan jaringan kedua yang diungkap yakni berasal Laos. Jaringan ini diungkap oleh Subdit III Ditnarkoba Polda Jatim. Lima orang berhasil ditangkap dalam pengungkapan ini.

“Yang kedua adalah jaringan Laos, berdasarkan hasil pendalaman kita bahwa akan ada barang yang dikirim dari Laos ke Indonesia. Dimana barang itu di distribusi melalui Surabaya dan Jakarta,” jelasnya.

“Dan kita berhasil mengamankan 5 orang tersangka dengan barang bukti 10 kilogram sabu. Jadi total barang bukti yang kita ekspos sebanyak 36 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 15.056 butir,” tandas Arie. (Ady_kanalindonesia.com)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bank Jatim Gercep Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru , Siapkan Kebutuhan Makanan dan Tenda Darurat

8 Desember 2022 - 22:19 WIB

Kamrussamad Pimpin HIPKA, Dokter Agung: Harapan Baru Untuk Tingkatkan Daya Saing Pengusaha

8 Desember 2022 - 21:18 WIB

Polresta Sidoarjo Rilis Dua Kasus, Pengeroyokan dan Pencabulan

8 Desember 2022 - 17:46 WIB

Wakapolresta Sidoarjo Resmikan Pura Kertha Bumi Bhayangkara

8 Desember 2022 - 17:15 WIB

Menyelamatkan Asset Negara, KAI Daop 7 Lakukan Penertiban Lahan dan Bangunan

8 Desember 2022 - 16:17 WIB

Wirausaha Digital Magetan Makin Menggeliat

8 Desember 2022 - 15:05 WIB

Trending di Kanal Jatim