Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / News / Peristiwa

Jumat, 27 Mei 2022 - 18:01 WIB

Divonis 5 Tahun Penjara, Kurir Sabu Bertato Asal Siwalankerto Surabaya Merengek di Depan Hakim

Editor - ADDY

Terdakwa Suluh Eko Wibowo mendengarkan putusan hakim di PN Surabaya

Terdakwa Suluh Eko Wibowo mendengarkan putusan hakim di PN Surabaya

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tak sepadan dengan wajah bertatonya, Suluh Eko Wibowo justru merengek kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman lebih terhadap dirinya. Ia diadili karena terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Dalam persidangan beragendakan putusan ini, pria asal Jalan Siwalankerto Selatan IV Surabaya divonis bersalah dan dihukum selama 5 tahun penjara serta pidana denda sebesar Rp 1,2 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Amar putusan sendiri dibacakan oleh hakim ketua IGN Putra Atamja di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Kejahatan yang dilakukan terdakwa bermula saat dihubungi Keni (DPO) yang bermaksud minta tolong dibelikan sabu. Setelah itu, Keni datang ke kontrakan terdakwa yang berada di Jalan Simokerto Selatan dan menyerahkan uang sebesar Rp 200 ribu.

Baca Juga  KIB Jatim Akan Launcing Visi Misi yang Sesuai Harapan Rakyat 

Usai menerima pembayaran sabu tersebut, terdakwa menghubungi Adi Slamet (berkas terpisah) melalui telepon dan mengatakan “Cak, saya beli Rp 200 ribu”. Selanjutnya Adi datang ke kontrakan terdakwa menyerahkan sabu sesuai pesanan.

Kemudian, setelah transaksi selesai, Adi pergi meninggalkan kontrakan terdakwa. Sedangkan terdakwa masuk ke dalam rumah terdakwa dan menunggu Keni untuk mengambil pesanannya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Siwalankerto, petugas kepolisian akhirnya melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Dari tangan terdakwa ditemukan barang bukti sabu seberat 0,29 gram serta HP sebagai sarana berkomunikasi di lantai kamar terdakwa.

Terhadap perbuatannya terdakwa, majelis menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah telah melakukan perbuatan” tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman berupa sabu.

Baca Juga  Curhatan Istri Mas Bechi, Mahsunnah: Ada Gerombolan berkali-kali memfitnah suaminya

“Mengadili, menyatakan terdakwa Suluh Eko Wibowo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” kata hakim IGN Putra Atmaja saat membacakan amar putusannya di PN Surabaya, Jumat (27/5).

Dalam pertimbangannya majelis hakim menyatakan sependapat dengan JPU Diah Ratri yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara dan denda yang sama.

Terhadap putusan tersebut, meski sempat merengek, terdakwa akhirnya menerima vonis majelis hakim tersebut. “Terima Yang Mulia,” ujar terdakwa. Ady

Share :

Baca Juga

Jatim

Bertepatan Hari Kartini, Bendahara PWI Ponorogo Terima Penghargaan dari OASE

Jabar

Kapolsek Juntinyuat Pimpin Pengamanan Vaksinasi Lansia di Desa Dadap

Hukum

Apes! Hendak Embat Honda Scoopy, Keburu Dikecrek Unit Reskrim Polsek Wringinanom

Jatim

Wali Kota Kediri Raih Penghargaan Karmika Graha Abinaya dalam Rakerda REI Jatim

Jatim

Kompol Enny : Benowo Termasuk Ring 3 dalam Pengamanan Malam Tahun Baru 2022

Jatim

Jelang Kunker Presiden Jokowi, Kapolres Ponorogo Dampingi Kapolda Jatim Pastikan Wilayah Aman
pembekalan Kader Rakyat Terlatih tingkat Kotamawil

News

Kodam XVIII/Kasuari Gelar Pembekalan Kader Rakyat Terlatih Tingkat Kotamawil TA. 2021Kotamawil TA. 2021

Jatim

Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim Kunker ke Bangkalan Terkait Vaksinasi Serentak