Menu

Mode Gelap
Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line Kepergok Selingkuh, Ribut Winarko Cekik dan Tusuk Istri 8 Kali Tukang Las Asal Sidoarjo Dituntut Jaksa Hukuman Mati Sidang Mafia BBM Laut, Jaksa Cecar Direksi PT Bahana Line Soal Keluar Masuk Uang Perusahaan Jaksa Tuntut Mantan Panpel Arema FC Abdul Haris 6 Tahun 8 Bulan Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang

Kanal Hukum · 19 Jan 2023 18:20 WIB

Evakuasi Korban Tragedi Kanjuruhan Hanya Aremania, Pemilik Warung: Tidak ada petugas sama sekali


 Evakuasi Korban Tragedi Kanjuruhan Hanya Aremania, Pemilik Warung: Tidak ada petugas sama sekali Perbesar

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Melihat banyak suporter Arema FC berdesak-desakan keluar setelah polisi menembakan gas air mata ke tribun dan lapangan. Begitu pengakuan Yunani, seorang pemilik warung sekitar Stadion Kanjuruhan di persidangan. Kamis (19/1).

Yunani dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan dua terdakwa tragedi Kanjuruhan Malang yang digelar di ruang Cakra PN Surabaya secara offline.

Yunani membenarkan soal peristiwa tragis yang terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, pada 1 Oktober 2022. Dia melihat banyak suporter yang berdesak-desakan keluar dari stadion setelah polisi menembakan gas air mata.

“Saya lihat berdesak-desakan, menjerit-jerit,” kata Yunani yang hadir sebagai saksi korban di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (19/1).

Tak hanya itu, Yunani juga mendengar suara ledakan dari dalam stadion sebanyak dua kali. “Dengar suara ledakan dua kali di atas stadion. Asap enggak kelihatan,” tuturnya.

Akibat tembakan gas air mata itu, banyak suporter Arema FC berlari mencari tempat perlindungan. Mereka langsung menuju warung milik Yunani. “Saya beri minum, mereka mengalami luka pada bagian kepala. Saya beri obat,” katanya.

Parahnya, banyak suporter Arema FC yang meninggal ketika dibawa ke warungnya. “Ada yang meninggal, tetapi di dalam stadion, dibawa ke warung sudah meninggal,” ucapnya.

Evakuasi korban luka dan tewas, kata dia, hanya dilakukan oleh para suporter. “Yang bawa ke ruko Aremania, tidak ada petugas sama sekali,” tutur Yunani. (Ady_kanalindonesia.com)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aksi Blokir Jalan, Warga Sampung Tuntut Aktifitas Truk Tambang Dihentikan

8 Februari 2023 - 13:32 WIB

La Lisa Hotel Surabaya Gelar Event Kids & Mom Cooking Class “How To Make Boomber Burger”

8 Februari 2023 - 13:15 WIB

Peduli Sesama Polisi Sidoarjo Bagikan Makanan Pada Tamu Harlah Seabad NU

8 Februari 2023 - 08:32 WIB

Ongki Sanjaya, Kader HMI Malang Lahirkan IXON ESPORT dan Buktikan Bahwa Aktivis Tidak Hanya Berpolitik

8 Februari 2023 - 07:01 WIB

Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line

8 Februari 2023 - 05:03 WIB

Tak Hanya di Sidoarjo, Santri dan Masyayikh Jatim Juga Peringati Satu Abad NU di Jombang

7 Februari 2023 - 20:22 WIB

Trending di Kanal Jatim