Home / Peristiwa

Kamis, 12 Agustus 2021 - 07:35 WIB

Gempa M7,1 Guncang Kepulauan Talaud, Warga Tak Panik

Editor - ARSO

KEPULAUAN TALAUD, KANALINDONESIA.COM: Gempa dengan magnitudo (M)7,1  mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (12/08/2021) dini hari pukul 00.46 WIB. Meskipun dirasakan kuat, masyarakat setempat tidak mengalami kepanikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud menginformasikan guncangan dirasakan masyarakat setempat selama 3 hingga 4 detik. BPBD juga melaporkan bahwa situasi aman dan terkendali saat ini. Di samping itu, belum ada laporan dampak yang disebabkan oleh fenomena alam tersebut.

Parameter gempa dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa M7,1 ini berada di laut, 267 km timur laut Melanguane dengan kedalaman 51 km. Berdasarkan pemodelan, gempa tidak berpotensi tsunami.

Dilihat pada kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, wilayah Kepulauan Talaud berada pada IV MMI, sedangkan Sangihe dan Bitung pada II – III MMI. Skala IV MMI menggambarkan guncangan dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah atau beberapa orang di luar rumah, dan gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi. Semakin tinggi skala MMI, potensi dampak bisa semakin besar.

Baca Juga  Kasus Notaris, Ronald: Surat Kuasa Bukan Akta Notariil melainkan Surat Dibawah Tangan

Analisis inaRISK menunjukkan Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan wilayah yang memiliki potensi gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 18 kecamatan berada pada potensi bahaya tersebut. Selain itu, 18 kecamatan yang ada di pulau ini juga berada pada potensi bahaya tsunami kategori sedang hingga tinggi.

Kejadian gempa tercatat pernah berdampak di Kepulauan Talaud, tepatnya pada 11 Februari 2009 lalu. Saat itu gempa M7,4 yang terjadi pada kedalaman 10 km mengakibatkan 64 warga luka-luka dan 597 bangunan rusak di Kepulauan Talaud. Kekuatan guncangan gempa terekam dengan skala MMI yang menunjukkan wilayah Lirung VI MMI, Pulau Sangihe V MMI dan Manado IV MMI.

Baca Juga  Sidik Akui dr. Irma Seliana Ajukan Pembatalan Dengan Kesepakatan Uang Diangsur

Masyarakat selalu diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa bumi. Hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksikan tempat dan waktu terjadinya gempa. Setiap keluarga diharapkan memiliki rencana kesiapsiagaan bencana sehingga risiko dapat dihindari atau pun dikurangi.

Share :

Baca Juga

Keuangan

Yuk Beramal Lewat  BAZNAS Hub di Laman Kitabisa.com

Birokrasi

Kejati Jatim Tetapkan AN Sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi Bank Jatim Cabang Kepanjen

Birokrasi

Dua Penculik Ara Diadili, Jaksa Hadirkan Orang Tua Korban Sebagai Saksi

Birokrasi

Jatanras Polda Jatim Bekuk Pelaku Penggelapan 7 Batang Emas Murni dan Penadahnya
Bakti sosial

Peristiwa

Usai Latihan Pertempuran Hutan, Batalyon 22 Grup 2 Kopassus Gelar Baksos di Wonogiri

Birokrasi

Kapolda Jatim Pimpin Gelar Hasil Ungkap Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Pergantian Tahun

Birokrasi

Jatanras Polda Jatim Ringkus Pembunuh Warga Jember 11 Tahun Silam
peresmian Gereja El Shaddai

Peristiwa

Wujud Nyata Jaga Toleransi Dan Keharmonisan Umat, Kasad Resmikan Gereja El Shaddai