Home / NTB

Kamis, 4 Agustus 2022 - 12:51 WIB

General English Universitas Hamzanwadi 2022 Resmi Dimulai

Editor - ARSO

LOMBOK TIMUR, KANALINDONESIA.COM: General English 2022 Universitas Hamzanwadi 2022 dibuka secara resmi Senin 1 Agustus 2022 di Auditorium Hj. Sitti Rauhun. Acara ini dihadiri oleh Ketua YPH PPD NWDI HM Djamaluddin bersama Rektor dan sejumlah pejabat Universitas Hamzanwadi.

Djamaluddin dalam sambutannya menyampaikan program General English ini sangat mendukung proses pembelajaran para mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya.

Program yang diikuti mahasiswa baru ini sangat baik dan menarik, mengingat pentingnya belajar bahasa sebagai bekal setelah kuliah nanti.

Karena itu, ia menekankan agar mahasiswa baru serius mengikuti program tersebut. Dan yang paling penting parktik dalam belajar Bahasa. “Practice makes perfect,” tegasnya.

Menurutnya, dengan menguasai bahasa Inggris ini banyak hal yang bisa dilakukan. Selain mendukung akademik juga akan mendukung skill lainnya.

Sementara Rektor Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang membuka general English dalam sambutannya menyampaikan Program General English merupakan program khusus bagi mahasiswa baru.

Kegiatan ini digelar sebelum mahasiswa baru memulai perkuliahan yang diselenggarakan Pusat Bahasa Universitas Hamzanwadi.

Menurutnya, program ini berkenan dengan slogan kampus, “berdaya saing global dan berbudaya santri”. Dengan demikian program ini menjadi salah satu upaya kampus mewujudkannya.

Tim Asesor General English Astrid menegaskan, dengan adanya program ini mahasiswa baru diharapkan mampu berkomunikasi dengan Bahasa Inggris meskipun bukan dari program studi Bahasa inggris.

“Saya rasa skill berbahasa menjadi keharusan dan sangat dibutuhkan. Tidak hanya untuk lomba di level international saat mereka menjadi mahasiswa, tetapi juga setelah selesai dan terjun ke dunia kerja,” terangnya.

General English tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini kegiatan dilakukan secara offline mengingat semakin berkurangnya kasus covid-19 di Indonesia.

“Kegiatan ini akan diadakan selama 1 bulan penuh, mulai dari tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2022,” ujarnya.

Setelah acara pembukaan, peserta akan belajar dalam kelas yang dilakukan setiap dari hari Senin-Jumat dan Sabtu merupakan program crazy day.

“Crazy day merplupakan pengakraban semua kelas agar saling mengenal satu sama lain dan dilaksanakan di luar kelas, misalnya di GOR,” jelasnya.

Peserta pada tahun ini sebanyak 1400 peserta dan dibagi menjadi 57 kelompok yang akan ditanganani oleh 26 orang tutor.

Namun jumlah peserta ini akan terus bertambah mengingat penerimaan mahasiswa baru masih dibuka sampai akhir agustus.

“Nantinya peserta ini akan kita bagi menjadi dua sesi jam pelajaran, sesi pertama 8.00 sampai 9 30 dan sesi kedua pukul 10.00 sampai 11.30,” imbuhnya.

Di akhir wawancara Astrid menyampaikan harapan agar acara ini berjalan dengan sukses dan menjadi penguat bagi terciptanya bilingualism di lingkungan kampus Universitas Hamzanwadi.(*)

Share :

Baca Juga

NTB

Pemprov NTB akan Gelar Virtual Job fair Akbar, Catat Tanggalnya!

NTB

Pengurus KAHMI dan FORHATI Kota Mataram Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

NTB

Gali Potensi Alam Lombok, Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Lakukan Magang Industri
Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menghadiri upacara Ngaben Masal di Pura Dalem Trinayana, Lombok Barat.(Foto: Dinas Kominfotik NTB)

NTB

Hadiri Upacara Ngaben Masal di Lombok Barat, Ini Pesan Gubernur Zulkieflimansyah
Sekda NTB Drs. HL. GitaAriadi, M.Si mengapresiasi gelaran turnamen bola voli Piala Gubernur NTB 2022.(Foto: Dinas Kominfo NTB)

NTB

Cari Atlet Berbakat, Turnament Bola Voli Pelajar Gubernur NTB 2022 Digelar

Bola

Pemain Lombok FC Diingatkan Belajar dari Asnawi Mangkualam, Kedisiplinan Kunci Utama Jadi Pemain Profesional
Suasana Technical Meeting Turnamen Bola Voli Pelajar Piala Gubernur NTB 2022.(Foto: JMSI NTB)

NTB

10 Tim Bola Voli Pelajar Siap Ikut Turnamen Piala Gubernur NTB 2022
Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB, Suaeb Qury.(Foto: Dok. Pribadi)

NTB

Selamat! Pemprov NTB Raih Peringkat Ketiga Keterbukaan Informasi Publik