Home / Daerah / Jatim

Kamis, 8 Juli 2021 - 15:51 WIB

Gerindra Jatim Desak Pelaksanaan PPKM Dibarengi Dengan Percepat Pencairan Bansos Corona

Editor - ANANG

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Pemerintah diminta mempercepat pencairan Bantuan Sosial (Bansos) untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19.

Hal itu dikatakan oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad pada Rabu (7/7).

“Saya kira kampanye stay at home tidak akan berjalan optimal jika tidak dibarengi dengan percepatan pencairan Bansos. Dari semua pos-pos kementerian. Saya kira yang ada harus secepatnya digulirkan termasuk dari Pemprov Jawa Timur sendiri, harus cepat menyalurkan bantuan ke masyarakat menengah kebawah yang terdampak pandemi covid 19,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur tersebut menilai masyarakat sudah sangat lelah dengan dampak sosial yang dialami akibat pandemi Covid 19. Selama setahun ini, dampak akibat pandemi Covid 19, begitu dirasakan oleh masyarakat kelas menengah kebawah. Sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Tumbuhkan Kembali Politik Kebangsaan Nasdem Ziarah ke Makam Soekarno

“Kini sudah mengarah pada psikis. Mereka begitu merasakan dampak psikis akibat pandemi ini. Jadi mereka bukan hanya habis-habisan, tapi sudah habis beneran karena sudah setahun lebih ekonomi mereka terganggu. Di satu sisi mereka juga sebagai kepala keluarga juga harus keluar untuk mencari nafkah bagi keluarga. Karena itu merupakan tanggung jawab moral sebagai kepala keluarga,” tambahnya.

Alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri Pasuruan tersebut mengatakan, salah satu langkah untuk mensukseskan PPKM Darurat adalah mengkampanyekan stay at home dibarengi dengan mempercepat pencairan Bansos.

Baca Juga  Rame Banget, Penumpang Lomba Agustusan di Bandara Juanda

Dengan begitu, masyarakat yang tinggal di rumah minimal bisa tertolong karena tetap mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Dia khawatir, kalau Bansos tersebut tidak segera diwujudkan, kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan PPKM darurat akan menurun, sehingga penanganan covid 19 bisa terganggu.

“Saya khawatir kalau Bansos dari pemerintah tidak maksimal akan menimbulkan dampak yang mengerikan nantinya. Karena masyarakat sudah sangat lelah secara psikis,” jelasnya.

Dia berharap agar pencairan Bansos nanti dapat berjalan secara merata dan adil, sehingga tidak ada lagi warga yang yang merasa tidak diperhatikan pemerintah saat pandemi Covid 19. Karena itu, data penerima Bansos harus segera diperbaiki agar penyalurannya tepat sasaran. Nang

Share :

Baca Juga

Demokrasi

Bupati Sampaikan Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Lamongan

Health

Serbuan Vaksinasi Merah Putih Polres Ponorogo, Sasar Warga Binaan Lapas

Jatim

Harga minyak Goreng di Pacitan Masih Stabil

Jatim

Distribusi Air Bersih Gagal Penuhi Target, Bupati Gresik Audit Perumda Giri Tirta

Maluku Utara

Atasi Persoalan Narkotika, BNN Kota Tidore Gandeng Pemda Lakukan Rapat Kerja
Tim dari Sat Intelkam Polres Ponorogo memberikan sosialisasi bahaya radikalisme, terorisme, dan intoleransi di SMKN 1 Ponorogo

Jatim

Polres Ponorogo Sosialisasi Bahaya Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi Kepada Pelajar SMKN 1

Jatim

Polres Ponorogo Gelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian TMT 1 Januari 2022

Jabar

Kapolsek Juntinyuat Pimpin Pembagian Sembako dari Kapolri