Home / Nasional

Jumat, 27 Mei 2022 - 18:49 WIB

Hari ke-5 GPDRR: Semua Delegasi Bebas Covid-19

Editor - ARSO

BADUNG, KANALINDONESIA.COM: Satuan Tugas Gabungan Penanganan Covid-19 bekerja optimal untuk pengendalian Covid-19 selama Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 pada 23 – 28 Mei 2022 di Bali. Memasuki hari ke-5, pengendalian berjalan secara optimal.

Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional Wiku Adisasmito memastikan peserta dan panitia pada tempat penyelenggaraan GPDRR terskrining dengan baik. Pemerintah Indonesia dan UNDRR memastikan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan disiplin dalam setiap perhelatan yang melibatkan banyak peserta.

“Selain protokol kesehatan yang ketat selama acara, panitia juga telah memastikan bahwa setiap partisipan yang ikut langsung dalam acara sudah dinyatakan negatif dari Covid-19,” ujar Wiku di Media Center GPDRR, Bali, Jumat (27/5).

Baca Juga  Soal Insiden Tewasnya Brigadir J, Presiden: Jangan Ragu, Ungkap Kebenaran Apa Adanya

Sementara itu, peserta dan panitia teridentifikasi positif Covid-19 telah dipantau Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Mereka yang positif melakukan isolasi mandiri di hotel dengan pantauan ketat dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Wiku menyampaikan pihaknya juga telah melakukan tracing terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat.

“Hasil tracing tersebut dengan kontak erat hasilnya negatif,” ujar Wiku.

Wiku menyampaikan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan UNDRR mengenai penanganan Covid-19. UNDRR juga tergabung dalam Satuan Tugas Gabungan atau Joint Task Force Covid-1 selama penyelenggaraan GPDRR ke-7.

Baca Juga  Hakim Kabulkan MSAT Diadili Offline Pekan Depan

Mengantisipasi penularan virus Covid-19, Wiku menegaskan, prosedur implementasi prokes dirancang dengan komprehensif. Prosedur diterapkan mulai dari persyaratan kedatangan, partisipasi dalam acara, serta upaya kontinjensi yang disiapkan seandainya ada kasus positif.

Pada kesempatan itu, Wiku mengatakan perhelatan GPDRR telah menunjukkan kemampuan masyarakat global untuk lebih tangguh dalam menghadapi bencana alam maupun nonalam.

“Semangat gotong royong Indonesia dalam menghadapi pandemi diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat internasional,” tambahnya.

Di akhir, Wiku menggarisbawahi, Indonesia percaya inklusivitas dalam usaha untuk menghadapi bencana merupakan kunci terciptanya resiliensi global dan berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Nasional

Presiden Akan Serahkan Bansos hingga Silaturahmi dengan Alumni Penerima Kartu Prakerja

Nasional

Penyelenggaraan GPDRR 2022 yang Inklusif, termasuk untuk Penyandang Disabilitas

Daerah

Ketua DPR RI Minta Warga di Pronojiwo Segera Direlokasi

Birokrasi

Selama 14 Hari Ops Zebra Semeru 2021 Dilaksanakan, Kapolda Irjen Nico Ingatkan Anggotanya Seperti ini

Birokrasi

Wagub Emil Dardak Minta Pemprov Jatim Tekan Kasus Ekstremisme Berbasis SARA di Lingkungan Sekolah

Nasional

Presiden Jokowi: Rawat dan Manfaatkan Venue PON dengan Baik

Birokrasi

Baznas Genjot Sentra Vaksinasi di Sejumlah Pesantren di Jawa Tengah

Nasional

Ridwan Kamil Berbagi Strategi Jabar Bisa Juara Umum PON XX Papua, Bukan Juara Kandang Lho !