Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / News / Peristiwa

Senin, 11 Juli 2022 - 21:05 WIB

Jaksa Beber Alasan Menahan JE di Lapas Lowokwaru Malang

Editor - ADDY

JE, pendiri Sekolah SPI saat ditahan di Lapas Klas I  Lowokwaru Malang, (foto: ISTIMEWA)

JE, pendiri Sekolah SPI saat ditahan di Lapas Klas I Lowokwaru Malang, (foto: ISTIMEWA)

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati menyebut penangkapan JE, pendiri sekaligus Kepala SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu ini karena terindikasi mengintimidasi sejumlah saksi korban.

“Kami tangkap tadi siang di rumahnya kawasan Citraland Surabaya. Sempat melakukan perlawanan tapi tidak berkutik karena kami membawa tiga kompi polisi,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Senin (11/7/2022) petang.

JE sebagai terdakwa dalam perkara pencabulan terhadap sejumlah siswi SMA SPI telah disidang secara tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Malang sejak pertengahan Februari 2022.

Menurut Kajati Mia, saat dilimpahkan oleh penyidik kepolisian ke kejaksaan tidak dilakukan penahanan karena pendiri SMA SPI Kota Batu itu dianggap kooperatif.

Baca Juga  Kesenian Reog jadi Arak Arakan Pengantar KIB Daftar ke KPU, Sarmuji : Saya Bangga !

Hingga persidangannya berlangsung, wewenang penahanan akhirnya menjadi kuasa majelis hakim.

“Saat kami akan menghadirkan saksi korban di persidangan banyak yang mundur. Saksi korbannya ada sekitar sembilan orang,” ujar Mia.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Batu, Jawa Timur, mengindikasikan terdakwa JE telah mengintimidasi keluarga saksi korban sehingga memilih mundur saat dihubungi untuk dihadirkan ke persidangan.

“Bulan April lalu kami mengajukan permohonan ke majelis hakim untuk melakukan penahanan terhadap terdakwa JE tapi ditolak. Kami mengajukan sampai ke Pengadilan Tinggi Surabaya juga ditolak,” katanya.

Kejaksaan, lanjut Mia, kembali mengajukan permohonan penahanan kepada majelis hakim dengan alasan terdakwa JE harus hadir di persidangan saat agenda pembacaan tuntutan pada 20 Juli mendatang.

Baca Juga  Keren! Siswa SMA GIKI 1 Surabaya Pilih Ketua dan Wakil OSIS Periode 2022-2023 di TPS

“Kali ini permohonan penahanan yang kami ajukan dikabulkan majelis hakim sehingga kami lakukan penangkapan tadi siang,” ujarnya.

Usai dilakukan penangkapan, terdakwa JE digelandang untuk menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Lowokwaru, Kota Malang.

Kajati Mia mengungkapkan terdakwa JE dalam perkara pencabulan terhadap sejumlah siswi SMA SPI Kota Batu ini terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

“Kalau di Bandung ada terdakwa kasus pencabulan divonis hukuman mati karena sudah diberlakukan UU Perlindungan Anak yang baru. Tempus delikti-nya terdakwa JE ini belum diberlakukan UU yang baru sehingga tidak bisa kami tuntut dengan vonis hukuman mati,” ucapnya. Ady

Share :

Baca Juga

Hukum

Tim Resmob Polres Jombang Ringkus Pencuri Spesialis Sepeda Motor

Jatim

Gus Yani Resmikan UPT Uji Kendaraan Bermotor di Cerme Gresik, Upaya Peningkatan Pelayanan

Demokrasi

Magetan Kirim 19 Peserta ke MTQ 29 Jatim
Danseskoal terima photo Komodor Yos Soedarso

News

Jelang Hari Dharma Samudera, Dansekoal Terima Photo Sejarah Komodor Yos Soedarso

Ekbis

Pentingnya Pengelolaan Keuangan Digital, Hindari Kerugian Pelaku Bisnis

Birokrasi

Tawuran 1 Korban Tewas Dibacok, 5 Jagoan Cilik Kedung Mangu Surabaya Diciduk Polisi

Daerah

Wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak dampingi Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Monev Prokes Covid 19 di Kediri dan Lamongan
pangdam Pattimura tinjau pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11

Peristiwa

Pangdam XVI/ Pattimura Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid Untuk Anak Berusia 6-11 Tahun