Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / News / Peristiwa

Rabu, 23 Februari 2022 - 18:25 WIB

Jatanras Polda Jatim Ringkus Pembunuh Warga Jember 11 Tahun Silam

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim akhirnya mengamankan buron pelaku pembunuhan 11 tahun, bersembunyi di Malaysia, seorang pelaku pembunuhan warga Sumberbaru, Jember, yang dipicu masalah pembagian beras miskin (Raskin).

Pelaku bernama Nasuha warga Jember. Ia ternyata teman dari SM, korban pembunuhan yang terjadi 11 tahun silam, pada Senin, 13 Juni 2011.

Nasuha nekat menyabetkan senjata tajam berupa celurit sepanjang 15 cm miliknya di bagian kepala, leher dan pinggang SM hingga membuatnya terkapar.

Sebelum membacok korbannya. Ternyata, Nasuha juga sempat melempari SM dengan bom ikan atau lazim disebut bondet, saat berupaya kabur dari kejarannya.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono mengungkapkan, aksi pembunuhan berencana yang dilakukan Nasuha sejatinya dilakukan secara bersekongkol dengan seorang temannya yang merupakan ketua RT di permukiman tersebut saat itu, berinisial SY.

Baca Juga  Cegah PMK Ratusan Hewan Ternak di Porong Sidoarjo Disuntik Vaksin

Setelah berhasil melukai hingga membunuh korbannya menggunakan bondet dan celurit. Keduanya merasa ketakutan, lantas memilih kabur ke ‘Negeri Jiran’ Malaysia.

Nasuha, berhasil ditangkap petugas, saat pulang ke Jember pada awal tahun 2022 kemarin. Sedangkan, SY dinyatakan buron karena masih berada di Malaysia.

“Kasus ini pelakunya 2 orang. Namun 1 orang kembali ke Indonesia, dan kami tangkap. Sedangkan 1 pelaku masih di Malaysia (buron),” katanya saat di Mapolda Jatim, Rabu (23/2/2022)

Di singgung mengenai pengakuan tersangka yang kabur ke Malaysia hingga belasan tahun lamanya.

Lintar mengungkapkan, keduanya merasa ketakutan setelah melakukan perbuatan tersebut. Kemudian, memutuskan untuk melarikan diri ke Malaysia.

“Keduanya lari kabur ke Malaysia. Intinya mereka lari dari jeratan pidana dan jeratan hukum. Yang satu, pelaku kembali, eksekutor, lalu kami tangkap,” jelasnya.

Baca Juga  LSM FPSR Hadir di Tengah Masyarakat, Ketua: Agar Hukum Tidak Tajam Bawah Tumpul Keatas

Perihal motifnya, Lintar menerangkan, kedua pelaku pembunuhan tersebut, merasa tersinggung atas perkataan dari korban atas permasalahan pembagian raskin yang terjadi pada saat itu.

Kemudian, keduanya bersekongkol melakukan aksi pembunuhan terhadap SM, dengan mendatangi kediamannya di Kecamatan Sumberbaru, Jember.

“Yang bersangkutan tersinggung, karena menyangkut harga dirinya, lalu melakukan pembunuhnya. 2 orang itu bersekongkol untuk membunuh. Jadi dipancing dulu, dilempar bondet, lari lalu dibacok. Keduanya kabur ke Malaysia,” pungkas Lintar.

Akibat perbuatannya itu, Nasuha bakal dijerat Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP. Ancaman pidana penjara, pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Sedangkan, pelaku lainnya, SY, kepolisian, masih terus melakukan upaya pengejaran, terhadap tersangka yang masih buron. Ady

Share :

Baca Juga

Jatim

KAI Jatim: Langgar Kode Etik, Lawyer Hamburkan Uang 40 Juta Hanya ejar Popularitas

Jatim

Kepala BNPB Bersama Wapres RI Tinjau Huntap dan Huntara Sumbermujur

Daerah

Selamatkan Budaya Masyarakat Adat Osing Kemendikbudristek Gelar Penguatan Lembaga Adat di Banyuwangi

Jabar

Presiden akan Serahkan Bansos dan Tinjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Subang

Daerah

Ratusan ASN Kabupaten Kediri, Cek Rapid Test Pasca Libur Lebaran
grand opening Ganesha The Wedding

News

Dankodiklatad Beserta Ketua Persit KCK PG Kodiklatad Hadiri Ganesha The Wedding, Intimate Wedding Showcase

Jabar

Personel Polsek Indramayu Monitoring Pembagian Sembako KKS

Peristiwa

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga Aceh Tenggara Rusak Berat