Menu

Mode Gelap
Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line Kepergok Selingkuh, Ribut Winarko Cekik dan Tusuk Istri 8 Kali Tukang Las Asal Sidoarjo Dituntut Jaksa Hukuman Mati Sidang Mafia BBM Laut, Jaksa Cecar Direksi PT Bahana Line Soal Keluar Masuk Uang Perusahaan Jaksa Tuntut Mantan Panpel Arema FC Abdul Haris 6 Tahun 8 Bulan Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang

Kanal Jatim · 18 Jan 2023 15:46 WIB

KAI DAOP 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan Berkendara di Perlintasan


 KAI DAOP 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan Berkendara di Perlintasan Perbesar

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun menggelar aksi sosialisasi keselamatan berlalu lintas saat melalui perlintasan sebidang, Rabu(18/1/2023).

Aksi sosialisasi keselamatan melibatkan Kepolisian, Masyarakat Pecinta KA dan mahasiswa dilaksanakan di perlintasan sebidang yang terletak antara Stasiun Madiun – Magetan, tepatnya di perlintasan JPL 3 Desa Kalgen Serut, Kec. Jiwan, Kab Madiun, JPL 4 Desa Ngetrep, Kabupaten Magetan, dan JPL 5 Desa Sumberejo, Kabupaten Magetan.

Sosialisasi dilaksanakan dengan membentangkan spanduk dan poster bertuliskan himbauan kepada masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada di sekitar perlintasan serta edukasi bahayanya menerobos palang pintu perlintasan kereta api. Poster dan banner berisi kalimat himbauan, misalnya, “Hati-Hati, Berhenti Sejenak, Tengok Kanan Kiri, Pastikan Aman Sebelum Melintas Rel Kereta Api”,.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto mengatakan pihaknya secara terus menerus melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat yang hendak melintas di perlintasan sebidang KA. Mengingat masih tingginya angka kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Sosialisasi keselamatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang. Sehingga harapannya tidak terjadi lagi kecelakaan di perlintasan sebidang,” ujar Supriyanto.

Dari data KAI, selama tahun 2022 telah terjadi 63 kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang KA dan pada bulan Januari 2023 telah terjadi 4 kejadian yang ada di wilayah operasi PT KAI Daop 7.

Perlintasan sebidang adalah persilangan antara jalur kereta api dan jalan yang dibuat sebidang. Di wilayah Daop 7 Madiun, terdapat 215 perlintasan kereta api dengan rincian 89 perlintasan terjaga, 126 perlintasan tidak terjaga dengan rincian sebagai berikut :
Kab Jombang : 13 terjaga ; 10 tidak terjaga
Kab Nganjuk : 8 terjaga ; 16 tidak terjaga
Kota Kediri : 8 terjaga ; 4 tidak terjaga
Kab Kediri : 8 terjaga ; 25 tidak terjaga
Kab Madiun : 7 terjaga ; 5 tidak terjaga
Kota Madiun : 3 terjaga
Kab Magetan : 2 terjaga ; 7 tidak terjaga
Kab Ngawi : 6 terjaga ; 12 tidak terjaga
Kab Tulungagung : 15 terjaga ; 20 tidak terjaga
Kota Blitar : 13 terjaga ; 2 tidak terjaga
Kab Blitar : 6 terjaga ; 25 tidak terjaga

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, pengguna jalan diwajibkan mentaati aturan dan rambu lalu lintas yang ada, dengan berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain. Pengguna jalan juga wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel. Aturan tersebut telah tertuang dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114.

“Pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel sebagaimana tertuang pada Pasal 114, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelasnya. “Meskipun ada penjaga pintu perlintasan KA, pengendara tetap wajib menjaga keselamatan dirinya. Sebab penjaga pintu perlintasan berfungsi untuk menjaga agar kereta api tidak ditabrak kendaraan, bukan sebaliknya “, ungkap Supriyanto.

Selanjutnya Supriyanto mengatakan, sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang akan terus dilakukan. Dan berpesan kepada masyarakat pengguna jalan, agar selalu berdisiplin dan mengutamakan keselamatan dirinya.

“Dengan tertibnya masyarakat pengguna jalan dan peran optimal seluruh stakeholder, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud. Sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan pengguna jalan juga selamat sampai di tujuan,” tutup Supriyanto.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

La Lisa Hotel Surabaya Gelar Event Kids & Mom Cooking Class “How To Make Boomber Burger”

8 Februari 2023 - 13:15 WIB

Peduli Sesama Polisi Sidoarjo Bagikan Makanan Pada Tamu Harlah Seabad NU

8 Februari 2023 - 08:32 WIB

Ongki Sanjaya, Kader HMI Malang Lahirkan IXON ESPORT dan Buktikan Bahwa Aktivis Tidak Hanya Berpolitik

8 Februari 2023 - 07:01 WIB

Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line

8 Februari 2023 - 05:03 WIB

Tak Hanya di Sidoarjo, Santri dan Masyayikh Jatim Juga Peringati Satu Abad NU di Jombang

7 Februari 2023 - 20:22 WIB

Saksi Tergugat Meyakinkan Hakim Atas Kepemilikan Lahan, Namun Tidak Bisa Menunjukkan Bukti Kepemilikan

7 Februari 2023 - 19:38 WIB

Trending di Kanal Hukum