Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / Nasional / News / Peristiwa

Jumat, 4 Maret 2022 - 18:05 WIB

Kejati Jatim Tangkap Terpidana Kasus Korupsi, DPO Milik Kejati Sumatera Selama 9 Tahun

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Pelarian Agustinus Tri Siwi Roy Tjahjoko selama sembilan tahun harus berakhir. Terpidana yang merupakan pensiunan PNS kasus korupsi, buronan Kejati Sumatera dieksekusi Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Menurut Kasi Penkum Kejati Jatim Fathur Rohman, bahwa terpidana Agustinus Tri Siwi Roy Tjahjoko diamankan di Perumahan Taman Tiara Regency Blok I-18 Surabaya, pada Jumat (4/3/2022) sekitar pukul 14.10 WIB. Selanjutnya yang bersangkutan langsung dibawa ke Rutan Kejati Jatim.

“Terpidana Agustinus ini merupakan mantan Kepala Bapeda Kepulauan Mentawai. Saat menjabat dirinya menyalahgunakan kewenangannya hingga terjerat kasus korupsi,” kata Fathur.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tiba di Gedung Nusantara, Berbaju Paksian Asal Bangka Belitung

Saat menjabat Kepala Bapeda, sambung Fathur, terpidana melakukan seleksi terhadap Rencana Anggaran Satuan Kerja. Kemudian diajukan kepada Panitia Anggaran Dewan dengan kegiatan yang terdiri dari Pembuatan Situs Web, Pelatihan Operator, Access situs, dan Promosi yang telah menyebabkan kerugian keuangan Negara.

Masih kata Fathur, sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan huruf b ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat ke (1) KUH Pidana.

Baca Juga  Lima Saksi Diperiksa di Persidangan, Korban Cabul Mas Bechi Menangis

“Bedasarkan keputusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor : 1850 K/Pid. Sus/2009 tanggal 26 Oktober 2010. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa I Ir. Agustinus Tri Siwi Roy Tjohjoko M.Sc.Eng dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun, dan pidana denda sebesar Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama tiga (3) bulan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, melalui program Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan, Kejaksaan RI mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan. Ady

Share :

Baca Juga

Keuangan

Ketahanan Keuangan Diuji, PLN Mampu Kelola Utang Secara Pruden Dikala Pandemi

Jatim

Gelar Rapat, Mas Dhito Minta ASN Terus Upgdrade Kompetensi

Daerah

BPBD Jatim Salurkan Bantuan Air Bersih di Kabupaten Ngawi

Nasional

Kepulangan Jemaah Haji Wajib Jalani Pemeriksaan Gejala Covid-19

Jabar

Kapolri Harap Sinergi dengan Mahasiswa untuk Akselerasi Vaksinasi Terus Berlanjut

Bisnis

SiCepat Ekspres Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Jasa Pengiriman Barang

Jabar

Personel Polres Indramayu Gelar Patroli Strong Point Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Jabar

Kapolsek Juntinyuat Iptu Dedi Wahyudi Pimpin Pengamanan Vaksinasi Bagi Tenaga Pendidik