Home / Nasional

Jumat, 23 September 2022 - 08:26 WIB

KPK Himbau Hakim Agung Sudrajat dan Kawan-kawan Kooperatif Segera Menyerahkan Diri

Editor - ARSO

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghimbau kepada Hakim Agung Sudrajad Dimyati beserta tiga orang lainya agar segera menyerahkan diri.

Dalam kasusĀ  dugaan suap terkait penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA) tersebut KPK menetapkan 10 orang sebagai tersangka, termasuk hakim agung Sudrajad Dimyati.

Selain Sudrajat, ada tiga orang lainya yang belum ditahan yaitu PNS MA Redi; Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana Ivan Dwi Kusuma Sujanto dan Heryanto Tanaka.

“Empat orang kita harapkan, perintahkan, sebagaimana Undang-undang mereka bisa hadir. Pasti kalau tidak, kita akan melakukan pencarian dan penangkapan,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga  Telepon Genggam Baru Sabrila dari Presiden Jokowi

Sedangkan enam orang yang sudah ditahan diantaranya yaitu Elly Tri Pangestu selaku Hakim Yustisial/ Panitera Pengganti MA; Desy Yustria dan Muhajir Habibie selaku PNS pada Kepaniteraan MA ; Yosep Parera dan Eko Suparno selaku pengacara; dan Albasri selaku PNS MA .

Proses hukum ini menindaklanjuti kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim KPK di Jakarta dan Semarang pada Rabu (21/9).

Dalam operasi senyap tersebut, tim anti rasuah berhasil mengamankan uang Sin$205.000 dan Rp50 juta.

Sebagai pemberi suap, Heryanto, Yosep, Eko, dan Ivan Dwi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 atau Pasal 6 huruf a Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Baca Juga  Upacara HUT ke-77 TNI akan Digelar di Istana, Kasetpres Matangkan Persiapan

Sedangkan Sudrajad, Desy, Elly, Muhajir, Redi, dan Albasri sebagai penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau b Jo Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Jumlah uang suap yang diserahkan secara tunai oleh Yosep dan Eko pada Desy selaku representasi Sudrajad sekitar Sin$202.000 atau setara Rp2,2 miliar.

“Kemudian oleh DY [Desy Yustria] dibagi lagi dengan pembagian DY menerima sekitar Rp250 juta, MH [Muhajir Habibie] menerima sekitar Rp850 juta, ETP [Elly Tri] menerima sekitar Rp100 juta dan SD [Sudrajad] menerima sekitar Rp800 juta yang penerimaannya melalui ETP,” tutur Firli.

Share :

Baca Juga

Nasional

Saat Presiden Jokowi Nikmati Kelapa Muda di Bendungan Sepaku

Nasional

Ketua DPD RI Patahkan Klaim Luhut Soal Analisa Big Data Penundaan Pemilu 2024

Nasional

PWI Kembali Gelar Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022

Nasional

Menang di MK, Dewan Pers Satu-satunya Lembaga Independen Pemegang Amanah Kemerdekan Pers

Nasional

Para Tokoh Adat Sampaikan Harapan Pengembangan SDM di Kalimantan

Nasional

Jangan ke RS, Khofifah Minta Pasien Covid-19 Gejala Ringan Pilih Isoter

Birokrasi

Advokat Fairus Didakwa Pasal KDRT dan Penganiayaan

Nasional

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Puteri Indonesia 2022 dan Miss Universe 2021