Home / Nasional

Minggu, 26 Juni 2022 - 20:12 WIB

Lawatan Presiden Jokowi ke Luar Negeri Bawa Misi Perdamaian ke Ukraina dan Rusia

Editor - ARSO

TANGERANG, KANALINDONESIA.COM: Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo memulai rangkaian kunjungan luar negeri ke empat negara yakni Jerman, Ukraina, Rusia, dan Persatuan Emirat Arab, pada Minggu, 26 Juni 2022. Presiden akan terlebih dahulu mengunjungi Jerman untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 sebelum kemudian memulai misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia.

“Setelah dari Jerman, saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy. Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelenskyy, untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian, untuk membangun perdamaian, karena memang perang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali,” ujar Presiden dalam keterangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sebelum lepas landas.

Baca Juga  Usai Daftar ke KPU, AHY Minta Seluruh Kader Demokrat Berjuang Raih Kemenangan di 2024

Selepas berkunjung ke Ukraina, Presiden Jokowi akan menuju Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengusung misi perdamaian yang sama dan akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan menghentikan perang.

“Sekali lagi, dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang,” lanjutnya.

Dari Rusia, Presiden Jokowi kemudian akan berkunjung ke Persatuan Emirat Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab. Presiden memandang penting kunjungan ini, bukan hanya untuk Indonesia, melainkan juga untuk negara-negara berkembang lain.

Baca Juga  LaNyalla: Hilangnya Pancasila Sebagai Identitas Konstitusi Jadi Pangkal Utama Karut Marut Bangsa

“Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi negara-negara berkembang untuk mencegah rakyat negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem dan kelaparan,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Presiden Jokowi memastikan bahwa selama ia melakukan lawatan ke luar negeri, roda pemerintahan akan dijalankan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Share :

Baca Juga

Birokrasi

Uang Rp46 Miliar Serta Puluhan Sertifikat Tanah Diserahkan Kejari Surabaya ke Bank Jatim, ini Perkaranya

Nasional

Presiden: Penggunaan Kewenangan Polri Harus Didukung oleh Perkembangan Teknologi Mutakhir

Health

Penguatan Empat Pilar untuk Dukung Pelaksanaan PPKM Mikro di Daerah

Nasional

Dikabarkan Ferdy Sambo Akan Ditetapkan sebagai Tersangka

Nasional

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas Utama Dalam PTM

Nasional

Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kecam Tindakan Intimidasi Jurnalis CNNIndonesia dan Detik.com

Bisnis

Unilever Hadirkan Layanan Konsultasi Sakit Gigi Secara Gratis

Nasional

Level PPKM Surabaya Raya dan Jabodetabek Turun, LaNyalla Minta Masyarakat Tetap Disiplin