Home / Nasional

Sabtu, 26 Maret 2022 - 20:33 WIB

Mengenal SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di RI, Cukup 30 Menit Isi Penuh Daya Kendaraan Listrik

Editor - ARSO

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe ultra fast charging pertama di Indonesia yang dipersiapkan untuk mendukung operasional kendaraan delegasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Menyandang nama ultra fast charging, SPKLU ini memiliki beberapa keistimewaan. SPKLU ini mampu mengisi penuh mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt hour (kWh) hanya dalam waktu 30 menit saja dari posisi kosong.

Tak hanya itu saja, SPKLU dengan daya 200 kilo Watt (kW) ini juga dilengkapi dengan fitur Simultan Charger sehingga dapat mengisi 2 unit kendaraan secara bersamaan.

Dengan fitur ini, maka distribusi beban listrik yang dialirkan secara dinamis kedua mobil yang sedang diisi dayanya.

Selain itu, SPKLU sudah menerapkan standardisasi IP (Ingress Protection) 55 yang membuat tahan air untuk semprotan dari segala arah, serta desain yang padat dan ergonomis mampu memberikan 96 persen efisiensi daya untuk penghematan energi. Belum lagi tingkat keamanan yang terjamin dengan tersertifikasi IEC 61851 untuk pengendara mobil listrik.

Baca Juga  Polisi Umumkan Penetapan Ferdy Sambo sebagai Tersangka

“Pastinya, dengan fitur _user friendly_ menggunakan layar sentuh dan telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile pada fitur Electric Vehicle memberikan kemudahaan dalam penggunaan dan pengisian listrik pengguna,” papar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

PLN tengah membangun SPKLU ultra fast charging 200 kW sebanyak 60 unit yang membutuhkan investasi senilai Rp 72,84 miliar.

Tak hanya di Bali, PLN juga kian gencar menambah fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di Tanah Air. Hingga Februari 2022, total SPKLU telah beroperasi secara nasional sebanyak 267 unit di 195 lokasi. Adapun total SPKLU yang dimiliki PLN sebanyak 120 unit dan tersebar di 92 lokasi.

Baca Juga  Presiden Jokowi: Gunakan Bantuan untuk Kebutuhan Produktif

Akhir tahun 2022 ini, PLN menargetkan dapat menghadirkan 580 SPKLU untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik.

Untuk mencapai target tersebut, PLN mempermudah kemitraan pembangunan SPKLU serta memfasilitasi pihak ketiga yang ingin membangun SPKLU, termasuk menyediakan layanan kemitraan penyediaan SPKLU melalui situs khusus.

Situs tersebut akan memudahkan pendaftaran dan administrasi para badan usaha yang ingin membangun SPKLU dengan dengan mengakses laman https://layanan.pln.co.id/partnership-spklu.

Dalam kerja sama tersebut, calon mitra pengembangan SPKLU dapat berperan sebagai penyedia fasilitas isi daya kendaraan listrik, penyedia lahan maupun properti, serta penyedia operasional dan pemeliharaan SPKLU.

“Selain itu, kami juga sudah menyiapkan fitur Electric Vehicle yang tersedia dalam SuperApps PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, masyarakat pemilik kendaraan listrik bisa langsung melakukan transaksi pengisian baterai dalam satu genggaman,” terang Darmawan.

Share :

Baca Juga

Nasional

Pelayanan Inklusif Panitia Nasional Terhadap Delegasi dan Jurnalis GPDRR Setiba di Bandara

Nasional

Kolaborasi Rumah Perubahan, Alibaba, dan BNI Sukses Bekali Guru dengan Kompetensi Digital

Birokrasi

Kapolda Jatim Kukuhkan 6 Kapolres Baru, Ucapan Terima kasih untuk Pejabat Lama

Birokrasi

Tim Densus 88 Amankan Barang Bukti Dari Rumah Terduga Teroris, Seperti Kartu Pers

Nasional

Manfaatkan Stok Vaksin, Presiden Minta Vaksinasi Penguat Digencarkan

Nasional

Presiden: Transisi Energi Perlu Dukungan dan Kontribusi dari Negara Maju

Nasional

Presiden Jokowi: Ciptakan Kemandirian Pangan untuk Penuhi Kebutuhan Asupan Gizi

Lifetrend

Artis Zee Zahra Percayakan YPJI Salurkan Paket Sembako ke Para Jurnalis